Dulu Selalu Golput, Sekarang Raffi Ahmad Nyoblos

foto/ist

KORANKITO.COM – Percaya atau tidak, Raffi Ahmad baru pertama kali mengikuti Pemilu. Jika dulu ia selalu golput, sekarang ia nyoblos dan meramaikan Pemilu 2019. Tak menyesal dulu selalu golput, Raffi berharap Indonesia jadi lebih baik lagi pasca pelaksanaan pesta demokrasi 2019.

“Gue tuh belum pernah nyoblos seumur hidup, jadi baru sekarang. Tadinya gue orang yang cuek. Cuma sekarang gue nggak boleh cuek,” kata Raffi saat ditemui di Depok, Jawa Barat, Rabu (17/4).

Berita Sejenis
1 daripada 4.437

Ayah satu anak ini menjelaskan bahwa lima tahun lalu golput karena dirinya sedang sakit, jadi hanya tidur di rumah. Sekarang pun demikian, Tapi Raffi yang sedang kurang enak badan tetap menyempatkan waktu mendatangi tempat pemungutan suara.

“Sejujurnya lima tahun yang lalu gue tidur. Sekarang gue memutuskan nggak boleh golput. Gue pernah merasakan lima tahun lalu, gue ketiduran. Sama gue setiap kali mau pemilu sakit, ini juga sakit sebenarnya gue. Gue sudah nggak kerja kemarin seharian panas dalam, panas dingin badan gue. Cuma gue nggak mau mengulang, bukan kesalahan ya. Tapi gue mau sekarang mengusung suara gue. Karena satu suara pun berpengaruh,” jelasnya.

Satu suara sangat berpengaruh, pun begitu dengan nama besar Raffi. Tak sedikit teman-teman yang meminta tolong padanya untuk membantu melakukan kampanye, namun Raffi tak sembarangan memberikan bantuan.

“Nggak (pilih karena teman). Ada nih beberapa teman gue yang, Fi, bantuin posting dong, gue nyaleg nih’. Tapi nggak segampang itu gue posting, tapi gue cari tahu dulu dia benaran atau nggak. Kalau memang yang benar-benar ya gue postingin, tapi kalau nggak gue juga nggak mau membodohi. Maksudnya gue ya ini bukan sekadar teman. Tapi kan yang terpilih nanti kan akan duduk mewakili rakyat gitu,” kata Raffi.

Akhirnya Raffi mulai peduli politik. Tetapi bukan berarti akan terjun menjadi politikus, ia hanya peduli karena orang-orang yang duduk di parlemen mewakili dirinya dalam membangun Indonesia.

“Sudah tahu banyak teman-teman gue banyak juga yang memang visi misinya gue tahu. Jadi kalau yang sekarang gue lebih bukannya gue terjun ke politik, tapi gue lebih *care* dan peduli tentang politik. Karena meskipun tidak berpolitik, tapi politik itu perlu kita pedulikan karena mereka lah, beliau-beliau lah yang akan duduk mewakili kita gitu, jadi gue memilih yang gue tahu visi misinya bagus,” tutupnya. O tri