Sejak Januari, 90 Orang Tewas dalam Kecelakaan

Ilustrasi kecelakaan. foto/ist.

PALEMBANG, KORANKITO.COM – Sedikitnya 90 orang meninggal dalam kecelakaan yang terjadi di Sumatera Selatan (Sumsel) sejak Januari hingga pertengahan April 2019.

Berdasarkan data Direktorat Lalu Lintas Polda Sumsel, jumlah kecelakaan lalu lintas bulan Januari kecelakaan ringan ada 72, luka berat 39, meninggal 34 orang. Pada bulan Februari, kecelakaan ringan 112, luka berat 51, dan meninggal 35 orang.

Berita Sejenis
1 daripada 19

Dirlantas Polda Sumsel Kombes Pol Dwi Asmoro melalui Wadirlantas Polda Sumsel AKBP Dwi Sulistyawan mengatakan, untuk Maret juga menyusut, laka ringan ada 101, laka berat 30 dan korban meninggal 21 orang.

Dirinya berujar, jumlah tersebut di dapat dari indeks penurunan angka kematian, luka berat hingga ringan.  Jumlah penurunan korban laka lantas di wilayah Sumatera Selatan juga dipengaruhi oleh peran aktif pihak kepolisian di lapangan. Terbukti dari angka penurunan jumlah kecelakaan dan sosialisasi yang kita berikan.

“Jumlah kecelakaan naik, jumlah meninggal dunianya turun. Kita memberikan peringatan kepada masyarakat dengan turut aktif menghimbau batas-batas kecepatan, di dalam kota berapa. Dari data seluruh kecelakaan paling tinggi di kota palembang, karena penduduk ramai, dan kendaraan padat,” jelasnya.

Lanjutnya, dalam sebuah laka banyak faktor yang mempengaruhi seperti, banyaknya pengendara yang tidak mematuhi aturan lalu lintas.

“Jadi yang pasti, faktor dominan dalam kecelakaan adalah ketidaktaatan pengemudi contohnya di dalam kota kecepatan tidak boleh 40 km/jam tapi banyak yang lebih dari itu,” jelasnya.

Namun menurutnya faktor lain selain kecepatan yakni, kondisi kendaraan dan cuaca yang juga menjadi faktor penyebab kecelakaan.

“Kecelakaan selalu dikarenakan faktor orang (pengendara), lalu diikuti faktor kendaraan, alam atau cuaca. Kalau untuk sementara ini etap yang paling tinggi karena faktor orangnya. Ada juga karena jalan rusak,” ujar dia. (Depe)