Wow, Empat Anak U-12 dan U-14 dari Lahat, Lolos ‘Road to Ronaldinho’

Eddy Sofyan memasangkan rompi kepada empat pemain terbaik festival Alex Noerdin Cup 2019. foto/ril

PALEMBANG, KORANKITO. COM – Usai menjalani festival Alex Noerdin Cup 2019 dan coaching clinic zona Lahat di Stadion Gelora Serame, Lahat, Jum’at (11/1) sore. Empat pemain dari kelompok umur 12 tahun dan 14 tahun dinobatkan sebagai pemain terbaik.

Mereka adalah dua pemain dari usia 12 tahun yakni Dafa Rafindo pemain depan SSB Merapi dan striker SSB Persido Arya Pratama. Sedangkan usia 14 tahun yakni Andre gelandang SSB Persido serta Rifky berposisi sebagai kiper di SSB Persido.

Berita Sejenis
1 daripada 20

Keempat pemain terbaik ini dipilih langsung oleh punggawa Timnas All Star yang memberikan coaching clinic. Mereka berhak mendapatkan tiket ke Jakabaring mengikuti latihan yang akan diberikan oleh legenda sepakbola dunia Ronaldinho.

Eddy Sofyan foto bersama dengan empat pemain terbaik festival Alex Noerdin Cup 2019. foto/ril

Saat dikenakan rompi oleh Ketua Umum Badan Sepakbola Rakyat Indonesia (BASRI) Eddy Sofyan tanda menjadi pemain terbaik pada ajang Festival Alex Noerdin Cup 2019, Dafa dan Arya tak kuasa menahan tangis. Keduanya menangis seraya menutup wajah.

“Saya menangis karena senang sekali. Sangat senang, karena menjadi pemain terbaik dan akan bertemu dengan Ronaldinho,” ungkap Dafa saat diwawancarai awak media usai dinobatkan sebagai pemain terbaik.

Dafa mengatakan, apabila nanti bertemu Ronaldinho dirinya akan belajar cara bermain sepakbola yang baik. Selama ini dia hanya menyaksikan dari layar kaca televisi atau dunia. “Kalau bisa bertemu langsung tentu itu sangat senang sekali,” tuturnya

Sementara itu, Arya Pratama menambahkan, dia sangat senang sekali terpilih menjadi empat pemain terbaik di Lahat. Bukan terlahir dari pemain sepakbola, ia punya cita-cita yang tinggi untuk menjadi pemain profesional dan membela timnas nantinya.

Arya Pratama dipeluk sang ibu Sri usai dinobatkan sebagai pemain terbaik. foto/ril.

Buah hati dari pasangan dari Maryadi dan Sri Rahayu ini mengatakan, sangat terharu bertemu dengan Ronaldinho. “Kalau bertemu Ronaldinho, saya akan berfoto, minta tanda tangannya dan juga belajar darinya dan pemain timnas,” ujar Arya.

Sang ibu Sri Rahayu tidak menyangka  anaknya terpilih menjadi pemain terbaik di Lahat. Suaminya yang keseharian bekerja sebagai buruh, tengah bekerja saat anaknya ikut festival dan coaching clinic. “Dia pasti sangat senang, ini kabar baik. Sekarang suami saya tengah bekerja mengambil pasir,” ucapnya.

Dia berharap, anaknya kelak dapat berhasil di dunia sepakbola. Menjadi pemain sepakbola telah menjadi hobinya dan ia ingin jalan itu. “Kami sebagai orangtua tentu mendukung baik,” pungkasnya. (depe)

AN