DPM PTSP Muba Layani 22 Ijin Secara Online

Rapat kordinasi inovasi pelayanan perizinan dan nonperizinan via online system submission (OSS).

MUBA, KORANKITO. COM- Terhitung Januari 2018, Dinas Penanaman Modal  Pelayanan Terpadu Satu Pintu ( DPM PTSP) Muba melakukan inovasi pelayanan perizinan dan nonperizinan via online system submission ( OSS).

Dari 67 jenis perizinan dan non perizinan sudah ada 22 ijin ditambah tiga non izin atau 25 baik izin maupun non izin sudah berjalan secara online. Bukan saja bentuk layanan yang ditingkatkan malah model pembuatan izin dimuluskan.

Berita Sejenis

” Selama ini syarat harus lengkap dulu baru diproses kita balik, proses secepatnya baru kelengkapan disusulkan setelah izin keluar. Waktunya pun semua dipercepat. IMB yang saat kemarin panjang rantai prosesnya kini waktunya diperpendek. Untuk daerah perkotaan bahkan kita antar langsung ke warga,” kata Erdian Syahri Plt Kepala DPM PTSP Muba.

Rapat kordinasi inovasi pelayanan perizinan dan nonperizinan via online system submission (OSS)

Dengan pelayanan izin yang terbit dulu baru persyaratan dilengkapi ini diharapkan mampu  menarik investasi. Sehingga mendongkrak PAD serta memudahkan masyarakat mengurus izin. “Namun, jika waktu pemenuhan persyaratan yang disepakati ternyata warga belum dipenuhi maka izin dicabut,” tegas Erdian.

Kepada media, Erdian mengakui  belum semua perizinan dan nonperizinan dapat berjalan secara online. Terutama  karena kendala jaringan internet. “Pelayanan keliling izin dan non izin masih terkendala oleh pelaku yang belum punya NPWP,” tambahnya.

Tidak mau tanggung, DPM PTSP  pun menggandeng Kejari Muba untuk melakukan tindakan  persuasif maupun sanksi hukum jika diperlukan. Dengan kemudahan dan kerjasama ini diyakini pada 2019 pengurusan IMB, sebagai misal,  benar-benar jalan untuk izin yang lokasinya sudah ada fungsi tata ruang yang jelas. Atau di luar kawasan hutan, daerah resapan, dan lain-lain. (ril)

AN