Soal Barbuk Celana Dalam Ungu, Vanessa Angel Menjawab

Vannesa Angel

KORANKITO.COM – Polisi menyita sejumlah barang bukti alias barbuk saat penggerebekan dilakukan di sebuah hotel si Surabaya, Sabtu (5/1).

Salah satunya adalah celana dalam warna ungu yang diduga milik Vanessa Angel telah diamankan. Tentang barbuk tersebut, Vanessa diwakili pengacara angkat bicara.

Berita Sejenis
1 daripada 5

“Ada celana dalam yang diambil sebagai barbuk. Itu diambil di mana? Apa yang digunakan Vanessa pada waktu itu atau di dalam tasnya. Harus *clear*, supaya terkonfirmasi dengan klarifikasi ini. Daftar barbuk yang tertulis hanya 1 unit ponsel I-Phone, sim card Vanessa, sprei putih, celana dalam warna ungu. Ini apa celana dalam digunakan, apakah ini barang dia? Kalau kondom tidak ada sebagai barbuk atau barang sitaan,” jelas pengacara Vanessa, Muhammad Zakir Rasyidi ditemui di kawasan Kalibata, Jakarta Selatan pada Selasa (8/1).

Selain soal barang bukti kondom dan celana dalam berwarna ungu yang masih menjadi misteri, pihak Vanessa juga membantah tentang keterangan polisi yang menyebut menangkap Vanessa saat tengah melayani pria di kamar.

“Dia tidak kenal pengusaha muda (Riyan), dia hanya kenal Siska. Ada laki-laki di kamar atau tidak, itu materi penyidikan. Klien kami juga berbusana saat penangkapan, kami simpulkan dia tak terlibat prostitusi online,” jelas pengacara Vanessa.

Vanessa membantah keras dan mengaku tak terlibat jaringan prostitusi online, buktinya tak ada nominal tarif Rp 80 juta masuk ke rekening pribadinya.

“Terkait dugaan prostitusi online, Vanessa tidak pernah melakukan seperti yang dituduhkan. Vanessa datang atas undangan seseorang bernama Siska (tersangka mucikari) untuk mengisi sebuah acara. Bukan untuk diduga korban prostitusi. Dia berada pada tempat dan waktunya yang salah,” ucap Zakir.

Vanessa juga memberikan keterangan tak pernah membandrol tarif kencan Rp 80 juta, apalagi menerima uang hasil jual diri seperti keterangan penyidik.

“Klien kami nggak terima Rp 80 juta seperti yang dituduhkan. Ada juga yang menyebut sudah terima DP 30 persen, kita bantah. Mana bukti transfernya? Nggak ada bukti transfer apapun. Faktanya Vanessa nggak pernah terima uang. Uang DP 30 persen ini masuk ke rekening Vanessa atau rekening mucikari? Klien kami tidak ada terima Rp 80 juta, tidak ada memasang tarif Rp 80 juta dan tidak ada negosiasi harga Rp 80 juta,” terang pengacara Vanessa. (O tri/mbam)

AN