Wow! Legenda Timnas Temukan Kiper Handal saat Coaching Clinic, Siap dibawa ke PSS Sleman

Fransseto saat menepis tendangan pinalti lawan.

MUARA ENIM, KORANKITO. COM – Mantan kiper timnas Indonesia Listiyanto Raharjo mengaku telah menemukan kiper muda berkualitas saat coaching clinic Alex Noerdin Cup 2019 di Kabupaten Muara Enim, kemarin.

Kiper muda tersebut adalah Fransseto Tampubolon alias Seto yang berasal dari klub Spensa FC. Seto merupakan satu dari tiga pemain yang dibawa ke Jakabaring untuk coaching clinic bersama Ronaldinho, 31 Maret mendatang.

Berita Sejenis
1 daripada 43

“Itu sangat melelahkan sekali. Akan tetapi semua telah terbayarkan, karena saya menemukan Seto. Dia sangat berbakat dan berkualitas,” ujar Bejo ketika ditemui di hotel Grand Zuri Lahat, Senin (7/1) siang.

Dia tak menampik bahwa jarang sekali merespon positif kiper-kiper muda. Tapi penjaga gawang dari Kelurahan Air Lintang, Muara Enim ini dianggapnya berbeda dari kiper-kiper muda lainnya.

Bejo saat memberikan arahan kepada Fransseto.

Bejo mengakui bahwa Seto sangat istimewa bagi penjaga gawang untuk usia 14 tahun. Gaya sang pemain dalam berdiri, ambil bola, antisipasi serangan lawan, teknik menjatuhkan badan, reflek dan kelengketan mengambil bola sangat baik.

Oleh karena itu, dirinya langsung kepincut saat melihat Seto. “Gaya, karakter dan bermain dia seperti saya banget. Dia seperti saya dulu,” ungkap mantan pelatih kiper Sriwijaya FC U21 ini.

Dia langsung merekomendasikan Seto untuk dibawa ke Palembang akhir Maret nanti. Bejo mengatakan Seto hanya perlu diasah, maka kelak akan menjadi kiper berkelas dan tidak menutup kemungkinan menjadi pemain Timnas Indonesia.

“Saya sudah bicara empat mata dengan dia. Kalau setelah ajang ini dan dia terpakai, saya bilang mau dan berani merantau. Kalau iya, mari ikut saya ke PSS Sleman, gabung tim PSS Sleman U-14,” jelasnya.

Fransseto penjaga gawang muda asal klub Spensa FC.

Di tempat berbeda Franseto mengatakan,  sangat senang mendapatkan tiket ikut coaching clinic bersama Ronaldinho. Kegembiraannya pun sempurna, setelah ia dianggap layak dari legenda kiper Timnas Listianto Raharjo.

“Itu jadi motivasi saya untuk lebih baik lagi dan menambah jam terbang,” ujarnya.

Menurutnya, sang kakek Tonggam Tampubolon merupakan mantan pemain PSMS Medan era 1970.  Itu juga menjadi faktor lain ia sangat suka bermain sepakbola. “Mudah-mudahan saya bisa menjadi kiper yang lebih baik lagi nantinya,” tutupnya. (depe)

AN