Satu Lagi Selebriti Tertangkap Kasus Narkoba. Ini Sosoknya!

Steve Imanuel dalam konferensi pers dihadapan awak media

KORANKITO.COM – Jumat (21/12) lalu Steve Emmanuel ditangkap polisi. Ia ketahuan masukkan narkoba jenis kokain ke Indonesia dari Belanda. Saat ini Steve diamankan di Polres Jakarta Barat. Polisi pun menggelar rilis kasus narkoba pria yang pernah menjadi teman hidup Andi Soraya itu.


“Saya ingin menyampaikan ada seseorang inisial S, telah melakukan tindak pidana memasukan narkotika ke Indonesia dan menggunakan narkotika. Berawal dari informasi masyarakat, ada yang masukan barang dilarang pemerintah Indonesia masuk ke Indonesia. Melalui kapolres, menurunkan surat perintah, melakukan penyelidikan akhirnya mendapatkan informasi itu. Kemarin tim reserse narkoba, seorang laki-laki inisial S di Kondomunium di daerah Pela Mampang, Jakarta Selatan,” ungkap Humas Polda Metro Jaya, Argo Yuwono di Polres Jakarta Barat, Kamis (27/12).

Berita Sejenis
1 daripada 2

Dari penangkapan, polisi mengamankan barang bukti kokain seberat 92,04 gram dan alat hisap kokain.

“Jadi ini yang bersangkutan, dia menyelundupkan ke Indonesia, konsumsi sejak 2008, barbuk 92,04 gram. Dia pesan dari Belanda 1 ons. Kenapa dari belanda? Jawaban menurut tersangka di Indonesia kuirang bagus, jadi dia ambil dari Belanda. Dia menggunakan narkotika jenis kokain sudah merasakan. Ini contoh yang tidak boleh dicontoh. Jadi ini kegiatan tersangka S, nanti kegiatan apa itu jenis kokain nanti ahlinya,” lanjut Argo.

Polisi masih mendalami kasus, bahkan melakukan menyelidiki mendalam karena Steve bisa lolos pemeriksaan saat berada di bandara.

“100 gram barbuk banyak untuk kokain. Selama 4 bulan, dia pakai 8 gram. Oleh karenanya, kita akan pertajam lagi penyelidikan. Kenapa barang bisa lolos di pesawat? Ada alat di bandara yang bisa deteksi ini. Nah, supaya tidak ada lagi modus ke depan, supaya tidak meracuni masyarakat Indonesia. Hasil BAP, tersangka membawa barbuk itu lewat penerbangan salah satu maskapai. Dia bawa barang ini dililitkan ke dalam baju, dimasukan ke dalam koper di bagasi. Kita selidiki, gimana dia tidak terdeteksi,” jelas Kasat Satresnarkoba, AKBP Erick Frendriz. (O tri/mbam)

AN