Ini Kisah Ifan Seventeen Selamat Dari Gulungan Ombak Tsunami

Ifan Seventeen dan Almarhumah Dylan Sahara

KORANKITO.COM – Perjuangan Ifan Seventeen menyelamatkan diri dari gulungan ombak tsunami di Banten benar-benar luar biasa. Awalnya sempat berpikir tak akan selamat dan ikhlas jika meninggal dunia, nyatanya vokalis band Seventeen itu mampu bertahan hidup hingga sampai di daratan.

“Jadi dia itu kegulung terus, biasa mungkin lumrah pada saat panik orang berusaha menyelamatkan diri sendiri, jadi dia pas kena gulung terus banyak yang nyelemin kepalanya dari belakang. Wajar lah ya, wajar karena semua orang menyelamatkan diri masing-masing. Sempat dia berpikir bahwa dia sudah nggak kuat lagi, aduh ya Allah saya sudah nggak kuat lagi, kalau pun saya meninggal saya ikhlas,” cerita kembaran Ifan, Idan saat ditemui di kawasan Kalibata, Jakarta Selatan, Rabu (26/12).

Berita Sejenis
1 daripada 4

“Dia sempat di sini (bagian perutnya) kesangkut besi itu nggak bisa ke atas, pas dia berpikir, ya Allah sudah mungkin ini ajal saya, tiba-tiba lepas, ke atas tiba-tiba dia berada sudah di tengah laut,” lanjut Idan.

“Ada kotak alat gitu, itu dia berempat. Dia ngomong ketiga (orang) yang lain, ‘kalau misalkan ada yang tenggalam tolong jangan pegang badan, cuma pegang kotak ini. Kalau pegang badan kita semua akan meninggal’, itu keadaannya. Dia bilang masih ramai, maksudnya ramai orang teriak minta tolong dan segala macam sampai akhirnya itu sepi dan meninggal dunia semua yang di sekitar itu (termasuk yang tiga orang itu) iya,” sambung Idan.

Sementara Ifan selamat dari maut, sang istri, Dylan Sahara, malah ditemukan meninggal dunia. Ternyata jenazah Dylan berada tak jauh dari Idan yang berhasil menyelamatkan diri dari gulungan ombak.

“Jadi ada satu ruangan, ini daripada simpang siur ya. Ada satu ruangan, pada saat selesai tsunami itu arus sudah tidak terlalu kuat, saya sempat ngerem pakai kaki. Jadi pada saat saya muncul itu ada ruangan ke dalam sebenarnya, ruangan genset. Nah, di situ ada Dylan, Andi, dan ada satu cowok lain ternyata ke arus dan masuk ke ruangan itu, masuk terus ketutup bangunan. Nah, ditemukannya itu hari Senin jam 10 pagi,” ungkap Idan.
Idan juga tak tahu kenapa Dylan tak bisa selamat, karena posisi wanita cantik itu berada di sebelah sang kakak ipar.

“Sama saya, jadi depan panggung, sebelah kiri saya, istri, Dylan, adik-adik saya, anak-anak semuanya kita makan di situ sambil nonton Seventeen. Waktu itu Dylan sebelahan sama saya. Terus dia sempat lari sama istri saya, makanya istri saya sedih ya karena mereka sempat lari berdua, mungkin kalau pegangan tangan gitu, ya Allah sudah mengatur sih sebenarnya. Cuma kalau pegangan tangan hasilnya lain, cuma mereka lari berdua,” tutupnya. (O tri/mbam)

AN