Pelaku Pelemparan Rumah Ruben Onsu Diduga ‘Profesional’

Ruben Onsu

KORANKITO.COM – Usaha Ruben Onsu untuk menangkap pelaku yang melempar batu hingga kaca pecah belum berhasil. Ruben alami kendala cukup berat, karena pelaku matikan CCTV sebelum lakukan aksinya, sehingga barang bukti tak ditemukan.

“Saya sudah pinjam CCTV tetangga juga tapi kan di jam itu memang ramai ya, banyak orang lewat kan nggak mungkin supir taksi lewat terus lo sangka jadi pelaku. Nggak ada (gambar pelaku) karena CCTV-nya mati,” kata Ruben saat ditemui di kawasan Tendean, Jakarta Selatan, Kamis (20/12).

Berita Sejenis
1 daripada 3

Mengetahui trik sang pelaku, Ruben benar-benar terkejut. Ia menduga pelaku sangat profesional, mungkin sudah terbiasa melakukan tindakan kriminal.

“Jadi dia matiin CCTV-nya jadi saya nggak bisa bilang makanya ini sudah keren banget sih buat saya gitu. Memang dia hacker atau apa kan kita nggak ngerti, itu keren banget sih itu buat saya, jadi ya biar lah yang penting istri dan anak saya selamat,” jelas Ruben.

Karena laporan di polisi belum bisa diproses lantaran barang bukti kurang kuat, Ruben hanya bisa pasrah. Saat ini Ruben hanya fokus melindungi keluarganya dengan melakukan penjagaan lebih ketat lagi.

Ruben Onsu mengaku masih ketakutan pasca teror yang menimpa dirinya dan keluarga. Namun ia tak mau menaruh dendam dan memaafkan pelaku pelemparan baru hingga perampok vila.

“Kalau penjagaan polisi kan aku baru tahu di daerah rumah kita memang ada orang kayak 24 jam gitu dari Polsek Pesanggrahan, dia memang dari jam 12 sampai jam 7 pagi keliling. Kalau ajudan yang berlebihan nggak sih, tapi untuk sementara waktu ini sih untuk mengembaliin kepercayaan kita saja sih. Selebihnya saya mah bukan dari keluarga kerajaan yang penting-penting banget sih biasa-biasa saja, kerja-kerja saja,” tutupnya. (O tri/mbam)

AN