Pasca Rumah Dilempar Batu, Villa Dirampok, Ruben Onsu Nangis!

Ruben Onsu

KORANKITO.COM – Malang benar nasib Ruben Onsu. Pelaku yang melempar batu hingga sebabkan kaca rumahnya pecah belum ketahuan, villa sang artis yang berada di Bogor, Jawa Barat, kemalingan. Sejumlah barang elektronik di dalam vila hilang digondol maling, tapi untungnya tak ada korban jiwa.

“Iya dan aku baru dengar kabar tadi pagi di vila aku kerampokan juga,” ungkap Ruben saat ditemui di kawasan Tendean, Jakarta Selatan, Selasa (18/12).

Berita Sejenis
1 daripada 4.198

Meski sedih karena musibah datang bertubi-tubi, namun Ruben menganggapnya sebagai kado Natal terindah. Tapi Ruben banyak manusia biasa. Sekuat apapun ia menahan sedih, air matanya jatuh saat ceritakan kejadian di hadapan media.

“Apa ya, di akhir tahun ini Tuhan lagi kasih hadiah indah sih, jadi (diam) saya masih bersyukur tidak ada korban jiwa sih. Ini waktu yang bersamaan yang benar-benar saya tuh yang mereka merusak barang, mereka ambil barang itu, ya karena saya juga uangnya hasil jerih payah. Saya capek dan saya memang nggak ada barang-barang berharga lagi. Yang diambil hanya elektronik-elektronik saja gitu, tapi cara dia ngebobol jendela vila saya itu kan apa ya, saya pun kalau di Insta Story juga cuma sawah doang, nggak ada secara detail gambar-gambar gitu. Jadi ketika dikasih kabar sama orang sama adiknya Wendah kalau vila kerampokan jadi saya juga jadi capek ya. Maksudnya (nangis kejer) duh, yang ini belum selesai dan yang ini malah ada lagi gitu. Ini belum selesai, ini ada lagi gitu,” ungkapnya sambil menangis.

“Saya nggak bisa ceritakan materinya tapi ini saya benar-benar jatuh brukkk-brukk gitu, secara bersamaan di hari yang sama. Saya belum telepon penjaga vila saya kaya apa (kejadiannya). Kronologisnya seperti apa, jadi huh (buang nafas) saya sudah saya pengen nafas dulu. Saya baru tidur pagi hari terus jam 9 saya sudah mulai meeting lagi. Sekarang saya sudah mulai lanjut meeting. Saya capek badannya, saya mau pikirin kondisi saya dulu saat ini. Jadi capek sih,” lanjutnya.

Sebelum rumah dilempar batu dan vila kemalingan, Ruben menerima sederet teror mistis. Saat masalah lama belum selesai, masalah baru pun muncul hingga membuatnya capek. Bukan capek karena tak punya tenaga, Ruben tak tega melihat istri dan anaknya ketakutan.

“Ya istri sama anak saya itu kan nggak ngerti apa-apa. Tapi kami ada dalam suasana ketakutan saat ini. Saya cuma bisa bilang saya capek saja sudah. Capek banget gitu. Karena sudah terlalu frontal sih dengan hal-hal yang membuat kami akhirnya jadi gelisah terus. Setiap saat jadi gelisah,” tandas presenter kocak itu. (O tri/mbam)

AN