Malak Bawa Samurai, Angga Diringkus Polisi

Angga ketika menjalani pemeriksaan di ruang Pidum Sat Reskrim Polresta Palembang. foto/depe.

PALEMBANG, KORANKITO. COM – Angga Saputra (28) harus berurusan dengan aparat kepolisian. Ia kedapatan memalak sopir truk dengan membawa senjata tajam jenis pedang di Jalan Syakyakirti, Kecamatan IB I Palembang.

Tersangka ditangkap Unit Pidana Umum (Pidum) Sat Reskrim Polresta Palembang yang sedang patroli rutin di seputaran lokasi kejadian, Kamis (13/12) sekitar pukul 02.00 dini hari.

Berita Sejenis
1 daripada 8

Kasat Reskrim Polresta Palembang Kompol Yon Edi Winara melalui Kanit Pidum Iptu Tohirin membenarkan pihaknya mengamankan satu pelaku membawa sajam dan melakukan pemalakan terhadap sopir yang melintas di lokasi.

“Ketika kita sedang melaksanakan patroli hunting, kita melihay pelaku sedang melakukan aksinya sambil membawa pedang,” ungkap Tohirin ketika dimintai konfirmasi awak media.

Ia menambahkan, ketika melancarkan aksinya pelaku bersama tiga orang rekannya yang berhasil melarikan diri. “Tiga orang berhasil kabur ketika akan ditangkap. Identitasnya sudah kita kantongi,” tambah Tohirin.

Masih dikatakan Tohirin, pelaku akan dikenakan UU Darurat Tahun 1951 dengan ancaman pidana di atas lima tahun penjara. “Barang bukti, kita amankan sebilah pedang yang dibawa pelaku. Saat ini kita masih melakukan pengembangan,” jelasnya.

Sementara itu, tersangka Angga mengatakan sajam yang dibawanya bukan milik dia, melainkan milik temannya. “Baru pinjam semalam pak. Sajam itu untuk menakuti sopir, dua teman saya yang memalak. Saya hanya bawa sajam saja,” tegasnya.

Angga mengatakan, setiap mobil yang melintas dimintai uang sebesar Rp2 ribu. “Baru dua mobil pak, kami baru duduk-duduk di sana. Uang yang kami dapatkan untuk membeli minuman keras (miras),” tutup residivis kasus curanmor ini. (depe)

AN