Hadiri Peringatan HUT Koni ke 80 dan Rapat anggota KONI Provinsi Sumsel 2018 di Baturaja. Alex Noerdin: “Mengurus Olahraga Tidak Mudah Harus Fokus”

H Alex Noerdin hadiri Peringatan HUT Koni ke 80 dan Rapat anggota KONI Provinsi Sumsel 2018 di Baturaja, Minggu (9/12/2018).



BATURAJA, KORANKITO.COM – Komite Olahraga Nasional (KONI) provinsi Sumsel terus berupaya meningkatkan prestasi olahraga dengan menjaga kiprah olahraga di Sumsel khususnya untuk kabupaten/ Kota.

Hal ini menyusul suksesnya perhelatan akbar internasional Asian Games Agustus lalu, sebagai Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Provinsi Sumsel Alex Noerdin mengharapkan kepada KONI di Kabupaten/Kota harus fokus dan berani mengambil resiko apabila ingin memajukan olahraga.

Apalagi bagi Alex sejak dirinya menjabat sebagai Gubernur Sumsel selama satu dekade diakuinya membangun dan membina olahraga bukanlah perkara yang mudah, harus fokus, ikhlas, dan berani berkorban untuk semua nya baik waktu dan materi.

“Saya ingat dulu 2004 saat masih di Bupati Musi Banyuasin (Muba) berani menerima tantangan yakni, mengambil pertama kalinya Pekan Olahraga Nasional (PON) di luar Pulau Jawa. Pada saat itu Sumsel tuan rumah masa Gubernur Rosihan Arsyad. Jadi, ini sebagai pembelajaran bagi Koni Kabupaten/Kota itu di samping fokus harus, juga berani mengambil resiko minimal tuan rumah Pekan Olahraga Provinsi (Porprov),” katanya, dalam Peringatan HUT Koni ke 80 dan Rapat anggota KONI Provinsi Sumsel 2018 di Baturaja, Minggu (9/12/2018).

Selain itu menurut orang nomor satu di Sumsel ini meminta, pengurus KONI maupun cabang olahraga agar tidak main-main mengurus organisasi besar ini. Oleh sebab itu, melalui rapat anggota Koni yang digelar setahun sekali ini diharapkan bisa menyerap aspirasi, pemikiran, membangun sinergitas dan komunikasi untuk menguatkan olahraga di Sumsel bahkan di kabupaten/kota yang ada. Sebab, jika hal-hal tersebut tidak terjalin dengan baik, maka prestasi yang akan didapat akan sulit.

“Masalah sinergitas, komunikasi, dan saling mendukung, adalah hal yang sangat penting dalam menciptakan iklim pembinaan olahraga dan meningkatkan prestasi atlet. Marilah kita benahi vabang olah raga kita masing masing, jangan sampai merugikan atlet cabor itu sendiri,” ujar Alex.

Sementara itu, Ketua Panitia Pelaksana Rapat anggota KONI Provinsi Sumsel 2018 Dhennie Zainal mengatakan, rapat anggota dilaksanakan setahun sekali. Maksud dan tujuan adalah konsolidasi organisasi sesuai AD dan ART KONI, merancang dan menetapkan program kerja untuk kegiatan 2019.

“Salah satunya pembahasan persiapan Porprov XI di Prabumulih 2019 dan Porwil di Babel 2019,” katanya, yang juga menjabat Wakil Ketua I KONI Sumsel ini.

Dhennie berharap, dengan adanya rapat anggota Koni ini nantinya, akan memunculkan butir-butir dan solusi terhadap semua strategi yang dapat memberikan jalan menuju kesuksesan baik itu pelaksanaan Porprov, serta pembinaan cabang olahraga dan atletnya.

Ditempat yang sama juga dikatakan, Bupati OKU Kuryana Aziz berharap rakor dapat membawa hasil positif. KONI OKU sedang banyak membangun venue. Sebut saja Lapangan Tenis Indoor, ni tidak lain untuk pembinaan olahraga.

“Semua pembangunan fasilitas olahraga di OKU ini tidak lain untuk pembinaan olahraga, jadi kami tidak menawarkan diri tapi kalau  ditunjuk siap untuk menjadi tuan rumah Porprov. Paling tidak kalau nanti betul-betul jadi tuan rumah tidak keteteran lagi,” pungkasnya. (nisa/mbam)

AN