Pulang Kampung, Mantan Ketua KPK Antasari Azhar Jajal LRT

Mantan Ketua KPK Antasari Azhar beserta ibu Ida Laksmiwati diapit pengurus Garda Jokowi

PALEMBANG, KORANKITO.COM – Mantan ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Antasari Azhar pulang kampung ke Palembang dan langsung menjajal Kereta ringan atau light rail transit (LRT), Kamis (8/11/2018).

Antasari mengatakan keberadaan LRT di kota Palembang patut disyukuri dan merupakan suatu terobosan baru dalam dunia transportasi di Indonesia.

” LRT merupakan produk nyata dari sebuah usaha dalam membangun perekonomian dan sebagai solusi pemerintah untuk mempermudah masyarakat dalam mengembangkan berbagai aspek pembangunan,” ucapnya.

Antasari menambahkan,  LRT sebagai Transportasi baru diharapkan kedepannya harus lebih diperhatikan sebagai transportasi masyarakat.

Mantan ketua KPK, Antasari Azhar ketika menjajal LRT Palembang, Kamis (8/11/2018)
Berita Sejenis

” Sangat nyaman naik LRT ini terlihat bersih dan teratur sayang jika tidak benar-benar dimanfaatkan contohnya untuk keperluan di bidang ekonomi mulai dari usaha pengangkutan barang jarak pendek yang mempermudah pengusaha mencapai tempat tujuan, dan sebagai sarana transportasi wisata, Karena dari Lrt wisatawan bisa melihat pemandangan kota Palembang, Dan jangan lupa perawatannya karena menyangkut kenyamanan dan keselamatan penumpang,” harapnya.

Saat disinggung kedatangannya ke palembang mantan orang nomor satu di KPK ini mengatakan kedatangannya adalah untuk mengukuhkan kepengurusan Garda Jokowi Sumatera selatan (Sumsel) yang telah terbentuk.

“Jumat (9/11) kita akan mengukuhkan secara resmi kepengurusan Garda Jokowi Sumsel di Hotel Swarna Dwipa Palembang dan diharapkan dengan telah resmi di kukuhkan kepengurusan Garda Jokowi di Sumsel ini nantinya kita dapat lebih bersinergi dengan tim pemenangan yang lain untuk memenangkan pasangan Jokowi-Ma’ruf Amin khususnya di Sumsel,” jelasnya.

Jokowi harus menyelesaikan program – program kerjanya dalam membangun Indonesia, Karena sudah cukup banyak bukti yang direalisasikan.

” Waktu lima tahun jelas tidak cukup untuk menyelesaikan program kerjanya untuk itu kita harus dukung agar beliau terpilih kembali,” kata Antasari. (mbam)

AN