Tiba di Kampung Halaman, Jenazah Ravi Langsung Dikuburkan

LUBUKLINGGAU, KORANKITO.COM – Jenazah M Ravi Adrian (24), salah satu korban pesawat Lion Air JT 610 tujuan Jakarta- Pangkal Pinang kemarin siang langsung dikuburkan di Taman Pemakaman Umum (TPU) Tapak Lebar, Kota Lubuklinggau. Selasa (6/11). Sementara satu jenazah lagi, Rian Ariadi (23) belum ditemukan.  

Isak tangis kedua adik perempuan Ravi, sanak keluarga dan pelayat pecah ketika mobil ambulance berwarna putih membawa peti jenazah berwarna coklat tiba di kediaman duka sekitar pukul 10.35 Wib di Jalan Kasuari, No 183, Kelurahan Bandung Kanan, Kecamatan Lubuklinggau Barat II.Iringan mobil jenazah Ravi juga diikuti ayahnya, Epi Syamsul Komar dan ibunya, Yeni.

Pelayat yang sejak pagi hari sudah menanti kedatangan jenazah Ravi langsung memadati bagian dalam dan halaman rumah, sehingga petugas keamanan Polres Kota Lubuklinggau dan Kodim 0406 MLM terpaksa mengatur arus keluar masuk pelayat yang ingin masuk kedalam rumah duka.

Diantara ratusan pelayat, Walikota Lubuklinggau H. SN Prana Putra Sohe, Sekretaris Daerah, H. Rahman Sani, sejumlah kepala dinas, camat, lurah, kerabat korban, teman alumni sekolah, perwakilan manajemen Lion Air dan perusahaan tempat Ravi bekerja di Pangkal Pinang, Provinsi Bangka Belitung.

Setelah pembacaan surat Yasin dan doa dirumah duka, kemudian sekitar pukul 11.30 Wib peti jenazah Ravi dibawa ke Mushola Al Mutaqin yang terletak di depan seberang jalan. Para pelayat langsung melaksanakan shalat jenazah dan memanjatkan doa, kemudian dilanjutkan shalat dzuhur berjamaah.  

Walikota Lubuklinggau, H. SN Prana Putra Sohe saat menyampaikan sambutannya sebagai perwakilan keluarga besar M Ravi Adrian mengucapkan terimakasih atas bantuan semua pihak dari mulai pencarian jenazah Ravi hingga penguburan.

“Terima Kasih pada pemerintah, tim SAR, TNI, Polri dan seluruh pihak serta masyarakat yang terlibat dalam proses pencarian dan pemakaman Ravi. Semoga bernilai ibadah disisi ALLAH SWT,” ujarnya.

Dia berharap satu orang lagi warga Kota Lubuklinggau, Rian Ariadi dapat segera ditemukan dan dikebumikan di Bumi Sebiduk Semare. “Satu lagi warga kita yang belum ditemukan, semoga cepat ditemukan,” pungkasnya.

Senada dikatakan Fikri (45), paman korban mengucapkan terimakasih atas kerja keras yang dilakukan pihak terkait dalam menemukan jasad Ravi.

“Terimakasih atas bantuan rekan rekan sekalian apapun bentuknya, dan mohon maaf kalau almarhum selama ini ada salah. Alhamdulilah anak kita bisa ditemukan, kami ucapkan banyak terimakasih pada tim SAR, TNI, POLRI dan pihak terkait yang ikut mengevakuasi seluruh korban. Mohon maaf dan harap maklum terkait emosional kami,” katanya.

Sementara itu, Budi, rekan kerja korban Ravi Dan Rian di Pangkal Pinang mengungkapkan, sosok Ravi adalah pekerja penuh dedikasi tinggi terhadap pekerjaanya, jujur, amanah dan mudah bergaul.

“Almarhum sudah bekerja sekitar 1,5 tahun lalu. Kami dari perusahaan turut berbela sungkawa, semoga amal ibadahnya diterima oleh ALLAH SWT dan diberikan tempat terbaik disisi Nya,” jelasnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, dua warga Kota Lubuklinggau, M Ravi Adrian (22) dan Rian Ariadi (23) turut menumpang pesawat Lion Air JT 610 tujuan Jakarta-Pangkal Pinang yang diduga jatuh di perairan Laut Karawang, Provisi Jawa Barat. Senin, (28/10).
Korban pertama M Ravi Adrian, merupakan anak sulung dari tiga bersaudara dari pasangan Epi Komar dan Yeni, warga Jalan Kaswari, No 183, Kelurahan Bandung Kanan, Kecamatan Lubuklinggau Barat II. Korban diketahui bekerja diperusahaan ekspedisi pengiriman di Pangkal Pinang.

Korban kedua Rian Ariadi (23), merupakan anak kedua dari tiga bersaudara pasangan Abdurahman dan Yatini. Korban diketahui bekerja di perusahaan timah di Bangka sejak 6 bulan lalu. (dhia/mbam)

AN