Gabungan LSM Sumsel Desak Polisi Usut Tuntas Dugaan Ijazah Palsu Mawardi Yahya

Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol Slamet Widodo, Dir Intel Polda Sumsel Kombes Pol Chaerul Yani berfoto bersama Gabungan LSM Sumsel, Kamis (17/5)

Palembang – Setelah sebelumnya melakukan audiensi dengan Kepala Dinas Pendidikan Sumsel untuk mempertanyakan keaslias Ijazah Mawardi Yahya, Puluhan orang yang menamakan diri Gabungan LSM Sumsel mendatangi Mapolda Sumsel, Jalan Sudirman, Palembang, Kamis (17/5/2018).

Kedatangan aktivis Gabungan LSM Sumsel ini diterima langsung oleh Kabid Humas Kombes Selamet Widodo dan Direktur Intel Polda Sumsel Kombes Chaerul Yani.

Berita Sejenis
1 daripada 21

Dalam kesempatan itu para aktivis meminta pihak Polda Sumsel agar mengusut dugaan ijazah palsu yang dimiliki mantan Bupati Ogan Ilir (OI) dua periode Mawardi Yahya.

Audiensi Gabungan LSM Sumsel dengan pihak Polda Sumsel. Foto/dok

Koordinator Gabungan LSM Sumsel Mohamad Soleh juga menyampaikan berbagai kejanggalan atas keaslian ijazah Mawardi Yahya kepada pihak Polda Sumsel, kejanggalan itu antara lain terlihat pada jenis huruf yang berbeda serta terdapat beberapa kalimat yang terkesan dihapus atau dikoreksi.

“kami mendesak pihak kepolisian agar segera dapat mengusut dan menuntaskan serta mebuktikan keaslian ijazah Mawardi Yahya dengan meneliti secara akurat agar masyarakat tidak menjadi penasaran dan dapat membuat polemik ditengah masyarakat” tegas Mohamad Soleh.

Sementara Kombes Pol Slamet Widodo dan Kombes Chaerul Yani menyampaikan akan melihat dan memproses berdasarkan berkas yang dilanpirkan atas laporan dugaan Ijazah Palsu ini sesuai aturan hukum yang berlaku.

Setelah itu sebelum membubarkan diri dengan tertib, Mohamad Soleh menegaskan kepada pihak kepolisian agar dapat segera menuntaskan gugatan masyarakat ini, dan akan kembali melakukan aksi dengan massa yang lebih banyak jika sampai beberapa waktu kedepan belum juga ada tindak lanjut atas kasus dugaan ijazah palsu Mawardi Yahya ini. (korankito.com/mbam)

AN