Manajemen SFC Kutuk Tragedi Bom Surabaya

Foto/dok

Palembang – Berita duka datang dari tanah air, akibat ledakan bom yang terjadi di Surabaya, Jawa Timur, Minggu (13/5) pagi, menyulut keprihatinan serta kutukan atas teror yang biadab itu.

Bahkan Polisi menyatakan korban tewas akibat bom gereja di Surabaya terus bertambah. Saat ini dinyatakan ada 14 orang tewas dan 40 luka-luka akibat tragedi teror ini.

Duka itu juga turut dirasakan oleh Laskar Wong Kito. Manajer Sriwijaya FC (SFC) Ucok Hidayatx Mnata ketua PU Bina Marga ini berharap dan meminta seluruh fans Laskar Wong Kito di Tanah Air agar berdoa untuk korban dan masyarakat Kota Surabaya.

“Dimana pun kalian berada (fans SFC) beberapa menit untuk kalian berdoa untuk Surabaya (Pray for Surabaya),”kata Ucok.

Dilanjutkannya doa bersama itu tentunya sangat spiritual. Meminta bantuan pencipta bersama agar Kota Surabaya dilindungi dan korban di berikan tempat yang layak di sisi tuhan.

“Kita semua saudara baik berbeda Kota, suku, agama atau etnis. Doa kita semua diharapkan. Karena kita tunggal ika bersaudara satu Indonesia,”ucap Ucok

Selain itu Kapten SFC Hamka Hamzah juga memposting di akun instagram pribadi miliknya @hamka23hamkah tentang duka yang didalami Surabaya. “Doa untuk korban ta berdosa di Surabaya,”tulis Hamka.

Sementara itu teror bom gereja di Surabaya ini dilancarkan di tiga gereja. Lokasi pertama di Gereja Katolik Santa Maria Tak Bercela di Jalan Ngagel Madya Utara, kedua Gereja Kristen Indonesia di Jalan Diponegoro 146 dan ketiga Gereja Pantekosta Pusat Surabaya (GPPS) di Jalan Arjuna.(korankito.com/nissa/mbam)

AN