Cibiran ‘Cambuk’ Kesuksesan Agnez Mo

Agnez Mo. Foto/dok

Sukses berkarier di negeri orang, Agnez Mo bukannya dipuji malah dicibir. Bukannya terpuruk karena komentar-komentar buruk yang dialamatkan kepadanya, Agnez malah menganggap cibiran sebagai cambuk kesuksesannya go international.

“Of course, of course, dan itu expected (memang seperti itu yang diharapkan),” aku Agnez saat ditemui di kawasan Senayan, Jakarta Pusat, Minggu (13/5).

Awalnya memang terdengar aneh, tapi Agnez akhirnya bisa membuktikan. Sejumlah karya yang sudah diluncurkan di pasaran sebagai bukti nyata bahwa cibiran membuat Agnez semakin semangat mencapai kesuksesan.

“Kalau dari awal saya sudah bilang I wanna go international, terus everybody believed me, mungkin saya enggak akan punya satu motivation atau fuel,” jelas pelantun Coke Bottle itu.

“Dan pada saat misalnya saya berhasil pun, impact-nya akan jauh lebih kecil, and i felt like, you know what, it was supposed to happen. Justru cibiran itu bakal jadi fuel-nya, jadi senang saja (dicibir),” sambungnya.

Bukti lain, Agnez resmi dikontrak 300 Entertainment. Bisa bergabung dengan label musik ternama di Amerika, Agnez benar-benar merasa seperti mimpi.

“Karena dari dulu saya selalu bilang bahwa miracles itu dinamain miracles karena they were once not believed. Kalau semuanya sudah dipercaya, enggak akan ada yang namanya mukjizat, enggak akan ada yang namanya miracles. Dan, impact-nya pasti akan lebih kecil,” tandas Agnez. O tri

AN