Pasca Pulang dari Palestina, Indah Dewi Pertiwi Mantap Berhijab. Ini Kisahnya

Indah Dewi Pertiwi. Foto/dok

Perjalanan ke Palestina mengubah kehidupan Indah Dewi Pertiwi (IDP). Entah pengalaman religi apa yang ia rasakan, tak lama setelah tiba di Tanah Air, IDP mantap hijrah dan memakai hijab. Di depan kamera, IDP nyaris menangis menceritakan prosesnya berhijrah.

“Aku ke Palestina mendapat undangan dari Allah, salat di Masjid Al-Aqsa. Aku semakin lihat kebesaran Allah, aku janji mau tutup aurat, dari sana dapat hidayah,” cerita IDP seraya menahan haru ditemui di Mampang, Jakarta Selatan, Jumat (11/5).

Berita Sejenis

Sudah berniat menutup aurat sejak 6 April lalu, namun IDP baru merasa mantap dan terketuk hatinya ketika bersujud di masjid Al-Aqsa. Lebih dari itu, IDP semakin mantap berubah pasca membaca Alquran lengkap dengan terjemahannya.

“Pas aku buka Alquran ada terjemahannya, kebuka tentang tutup aurat, nggak tahu kenapa, sudah beberapa kali niat tapi kok belum mantap hati. Keputusan luar biasa buat aku, bagaimana untuk berhijab ke dalamnya, bukan luarnya saja, perjalanan panjang buat aku,” cerita IDP.

Tak hanya menahan tangis saat ceritakan proses hijrah, IDP juga rasakan gundah gulana dan tak tenang di awal-awal kenakan hijab. Mengapa demikian?

“Aku ngerasa semuanya (proses) ngikutin dengan berjalannya waktu, akhirnya aku tenang sendiri, awalnya gundah-gulana dan nggak tenang. Langsung kasih tahu mama, mama sempat tanya apa aku yakin? Tapi saat menutup semua ngikutin,” ujar IDP.

Melihat perubahan penampilan IDP, beberapa orang ada yang menghujat, tapi juga tak sedikit yang beri ucapan selamat. IDP yang sebelumnya sempat buka lepas hijab, kini bersyukur mantap berhijrah.

“Sebelumnya kan buka copot hijab, sekarang Allah kasih kesempatan saya hijrah. Allah sudah baik sama saya, masa saya nggak menjalankan tutup aurat sejak lama. Perempuan muslim diwajibkan tutup aurat, mau sosoknya baik atau enggak. Dulu aku salah asumsi bilang berhijab nunggu baik, pada akhirnya aku minta terus dibukakan dan dimantapkan hati aku,” tutupnya. (korankito.com/mbam/O tri)

AN