Resmi! Musni Wijaya Dilantik Jadi Penjabat Walikota Pagaralam. Ini Pesan Alex Noerdin!

Gubernur Alex Noerdin saat melantik Musni Wijaya menjadi Penjabat Walikota Pagaralam, Jumat (4/5). Foto/dok
Foto/dok

Palembang – Gubernur Sumatera Selatan Alex Noerdin atas nama Presiden Republik Indonesia Joko Widodo, melantik Musni Wijaya, S.Sos., M.Si sebagai penjabat Walikota Pagaralam. Musni Wijaya, S.Sos., M.Si yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Daerah Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) ini, dilantik di Auditorium Bina Praja Pemprov Sumsel Jum’at (04/05).

Setelah pelantikan ini, Musni Wijaya, S.Sos., M.Si akan memimpin roda pemerintahan Walikota Pagaralam hingga terpilihnya Walikota Pagaralam definitif. Hal tersebut sesuai dengan Keputusan Menteri Dalam Negeri Nomor 131.16-1576 tahun 2018.

Gubernur Sumsel Alex Noerdin mengucapkan selamat kepada Penjabat Walikota Pagaralam yang baru dilantik. Ia berpesan dua hal yang harus dijaga oleh Walikota Pagaralam, pertama sukses pilkada Walikota Pagaralam, dan yang kedua Pagaralam mendukung penuh Asian Games 2018.

“Selamat warga Kota Pagaralam, sekarang sudah memiliki Walikota walaupun masih penjabat, tapi fungsi, tugas, hak dan wewenang itu sama.

Berita Sejenis
1 daripada 4.026

Memerintahlah dengan baik dan buktikan, dua hal yang harus dijaga yakni sukses pilkada Walikota Pagaralam yang kedua pagaralam mendukung penuh Asian Games 2018,” ungkapnya

Alex, menyebut Musni Wijaya, S.Sos., M.Si adalah sosok pejabat yang memang meniti karir dari bawah, jadi sudah mengerti dan mengetahui bagaimana arusnya pemerintah dengan baik.

“Telah kita saksikan bersama pelantikan tadi mempunyai arti dan makna yang sangat baik. Di hadapan semua SKPD Kota Pagaralam, anggota DPRD, tokoh masyrakat, Camat, dan ASN dari Pagaralam, disaksikan oleh Gubernur bersama FKPD Provinsi Sumsel,” tuturnya

Diakhir pidatonya, Alex mengatakan masyarakat Provinsi Sumsel harus bangga, dimana selama empat tahun terakhir mendapat 126 penghargaaan baik dari dalam negeri maupun luar negeri.

“Penghargaan ini tidak diminta, tidak dibeli karena tidak dijual. Orang yang memberikan penghargaan kepada kita (Provinsi Sumsel). Dalam negeri saja mulai dari Presiden hingga kementerian jadi bukan sembarangan yang memberikan penghargaan,” pungkasnya (korankito.com/mbam)

AN