Disebut Tega Tinggalkan Suami Saat Terpuruk. Ini Jawaban Delia Septianti

Delia Septianti. Foto/dok

Delia Septianti menceraikan suaminya, Tofan Putra Unggul Pohan, saat pria yang empat tahun menikahinya itu dalam keadaan terpuruk. Tofan memang terlibat sejumlah kasus hukum, itu pula yang membuat Delia tak kuat bertahan.

Meski keputusannya cerai mendapat komentar pedas dari masyarakat, namun Delia sudah tak bisa bertahan lagi dan memilih meninggalkan suaminya sejak setahun lalu. Setelah setahun pisah ranjang, baru bulan lalu Pengadilan Agama mengabulkan permohonan cerai.

Berita Sejenis
1 daripada 4.013

“Aku sih apapun perkataan orang, pasti aku cuma mau minta maaf untuk pihak yang memang kecewa atas keputusan aku, karena memang aku yang ngejalanin, aku yang ngerasain,” ujar Delia, ditemui di Mampang, Jakarta Selatan, Selasa (1/5).

“Ini mungkin yang terbaik dari Allah, jadi apapun omongan di luar sana biarkan saja. Karena memang aku yang menjalani, insya Allah aku cuma minta doanya semoga bisa lewatin,” sambungnya.

Menurut Delia, kasus yang menimpa mantan suaminya bukanlah alasan utama dirinya ingin bercerai. Mantan vokalis band Ecoutez itu mengungkap bahwa sudah tak ada kecocokan di antara mereka.

“Sebenarnya sih kalau misalnya anggapannya seperti itu (tinggalkan suami saat terpuruk) sih, sudah dari lama ya aku tinggalin dia. Cuma kan maksudnya di saat 2 tahun kemarin itu, aku benar-benar ngedampingin dia, benar-benar berjuang, kita berikhtiar sama-sama juga, tapi memang ternyata Allah berkehendak lain,” jelasnya.

“Penyebabnya sih yang pasti ya mungkin karena kita sudah enggak cocok, terus juga akhirnya sering terjadi ribut, ya sudah enggak sehat saja hubungannya. Karena mungkin faktor-faktor, masalah-masalah di luar rumah tangga, yang akhirnya berdampak sekali ke rumah tangga aku,” sambung Delia.

Awalnya Delia mencoba menerima dengan ikhlas dan sabar kondisi suaminya. Delia bahkan telah berjuang keras mempertahankan pernikahan, di tengah banyaknya masalah dari dalam atau luar rumah. Tapi pertahanan Delia berujung perpisahan, mau tak mau ia harus menerima suratan taksir.

“Aku sudah benar-benar berjuang banget untuk berusaha mendampingi, tapi ternyata ya harus seperti itu. Sebenarnya aku sudah mencoba untuk bertahan, mempertahankan, kita berjuang sama-sama, kita fight sama-sama. Yang namanya suami istri kan pasti ada namanya rumah tangga, pasti ada masalahnya,” jelasnya.

“Setahun berpisah, aku mencoba untuk fight sendiri lagi, memperbaiki lagi nama keluarga, namaku sendiri juga. Ya alhamdulillah, aku terus minta sama Allah untuk dikasih kekuatan, itu saja. Dan yang bikin aku kuat selain Allah, yang pasti aku melihat orang tua. Alhamdulillah, aku punya orang tua yang begitu menerima keadaan aku apapun itu,” tutup Delia. O tri

AN