Usai Sidang Dakwaan, Tio Pakusadewo Sampaikan Pesan Terselubung. Ini Pesannya

Tio Pakusadewo dalam sidang pembacaan dakwaan kasus Narkoba. Foto/dok

Tio Pakusdewo Sampaikan Pesan Terselubung Usai Sidang Dakwaan
Setelah sempat absen, Tio Pakusdewo akhirnya hadiri sidang perdana dengan agenda dakwaan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan. Tio yang sebelumnya dikabarkan sakit karena sakau, hadir dalam keadaan sehat.

Kedatangannya dikawal cukup ketat, bahkan tangan Tio tampak diborgol. Tiba di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Tio langsung melangkah cepat menuju ruang tunggu. Meski dicecar dengan beragam pertanyaan oleh awak media yang meliput, namun aktor kawakan itu membisu.

Berita Sejenis

Dorong Kolaborasi Filantropi di Muba

Najwa Shihab Kirimi Ahok Nasi Kebuli

1 daripada 4.021

Hingga sidang dengan agenda dakwaan dimulai, Tio tampak tenang duduk di kursi pesakitan. Bahkan Tio menunjukkan ekspresi wajah datar saat dijerat dengan dua pasal sekaligus, yakni 112 dan 127 dengan ancaman hukuman minimal 4 tahun penjara.
Baru usai sidang digelar, Tio angkat bicara dan sampaikan pesan terselubung di hadapan kamera awak media.

“Sebuah sangkar besi tidak bisa mengubah rajawali menjadi burung nuri. Kau artikan sendiri. Oh, saya terima (dakwaan). Saya bersalah dan saya terima. Itu kau jangan salah arti itu,” ucap Tio Pakusdewo usai sidang, Senin (30/4).
Menyambut dakwaan pasal berlapis dengan pepatah kuno, Tio mengaku kuasa hukumnya meminta penahanan dirinya bisa ditangguhkan. Benarkah walau harus jalani rehab, namun Tio tak yakin bisa bersih total?
“Ya semua harus dijalani, semua dijalani saja. Kan saya bukan pengedar, saya penguna. Sekali lagi saya bilang sebuah sangkar besi tidak bisa mengubah rajawali menjadi seekor burung nuri. Saya kepengin pulang lah,” pungkas Tio. O tri

AN