Ingin Punya Mobil, Polisi Gadungan Larikan Mobil dari Dealer

foto/depe.

PALEMBANG – Asmuni (37), pria yang mengaku sebagai anggota polisi berpangkat Ipda ini nekat membawa kabur satu unit mobil milik dealer Audi Mobilindo yang berada di kawasan Musi II Palembang.

Perbuatan itu, membuatnya menginap di hotel prodeo Mapolresta Palembang. Dia ditangkap Unit Pidum Sat Reskrim di kediamannya di Rumah Susun, Blok 50, Kecamatan IB I Palembang, Kamis (24/4/2018) pagi.

Berita Sejenis

“Saya malu Pak, seorang polisi berpangkat Ipda tidak memakai mobil. Makanya saya bawa kabur mobil itu,” jelas Asmuni ketika gelar perkara dan barang bukti di Mapolresta Palembang.

Dikatakan Asmuni, ulahnya itu berawal ketika dia mendatangi dealer dengan pura-pura akan membeli satu unit mobil. Lalu ia memilih mobil Ford Ranger Double Cab dengan nopol BG 4999 ER.

“Setelah semuanya deal dan BPKB di tangan, saya mengajak pemilik showrom untuk makan siang. Kemudian, saya kembali berbohong dengan pura-pura ke atm, lalu saya bawa kabur mobi itu,” jelasnya.

Masih dikatakan Asmuni, menjadi polisi gadungan sudah dilakukan sejak tahun 2006 silam. Hal tersebut dilakukannya, agar tampak lebih gagah dan disegani orang termasuk sang pujaan hatinya.

“Saya beli seragam polisi di Pasar Cinde, seharga Rp500 ribu. Sejak kecil, memang cita-cita saya menjadi polisi Pak, tapi tidak kesampaian Pak. Saat pergi kemana-kemana, saya selalu mengenakan baju polisi,” ujarnya.

Sementara itu, Kapolresta Palembang Kombes Pol Wahyu Bintono Hari Bawono mengatakan, tersangka ditangkap berawal adanya laporan korban Mutaqin atas kasus penggelapan mobil.

“Kita selidiki dan mengamankan tersangka di kediamannya. Kita juga menyita barang bukti, satu unit mobil, kunci kontak dan satu BPKB,” katanya didampingi Kasat Reskrim Kompol Yon Edi Winara.

Dari pengakuan tersangka, mobil yang digelapkannya tidak dijual, melainkan dipakai sendiri agar tampak gagah di depan orang dan pacarnya. “Kita kenakan Pasal 378 KUHP dengan ancaman 5 tahun penjara,” tutupnya. korankito.com/depe.

AN