Bejat! SO Perkosa Gadis Dibawah Umur

SO (19) tersangka pemerkosaan gadis dibawah umur. Foto/dhia

Musirawas-Sebut saja Bunga (10) warga Desa Sungai Bunut Kecamatan BTS Ulu Kabupaten Mura harus mengalami trauma mendalam usai diperkosa SO (19) warga Desa Gunung Kembang Lama Kecamatan BTS Ulu.

Aksi pemerkosaan terhadap anak dibawah umur ini  bermula terjadi Minggu (22/4) sekitar pukul 12.00 wib di depan PAUD Desa Sungai Bunut.  Korban yang kala itu melintas didepan PAUD dipanggil oleh tersangka dengan alasan akan membayar terong.

Tanpa curiga korban dengan sukarela mengikuti tersangka yang mengajaknya ke belakang PAUD, akan tetapi sesampainya dibelakang PAUD tersangka yang diketahui nafsunya sudah memuncak langsung membuka celana korban dan kemudian pelaku merebahkan tubuh korban dan mulai memasukkan jari kelingking kanannya ke kemaluan korban.

Namun tak sampai disitu perbuatan bejat tersangka yang gelap mata karena nafsu birahinya sudah memuncak, pelaku lalu membuka celananya hingga terjadilah pemerkosaan atas gadis dibawah umur ini.  

Usai melampiaskan nafsu bejatnya tersangka kemudian mengeluarkan pisau dari pinggangnya dan mengancam korban supaya tidak memberitahukan hal tersebut kepada orang lain dan berjanji akan memberikan uang Rp 50 ribu kepada korban malam harinya.  Lalu tersangka menyuruh korban pulang ke rumah.

Berita Sejenis
1 daripada 4.111

Akibat kejadian tersebut korban mengalami trauma dan merasa perih di kemaluannya.

Mendapati anaknya ketakutan selama dua hari, RR yang tak lain adalah ayah korban membujuk anaknya agar menceritakan kejadian yang dialami anaknya.  Mendengar pengakuan anaknya yang masih dibawah umur sontak saja membuatnya naik pitam dan Selasa (24/2) sekitar pukul 16.30 wib mendatangi Polsek BTS Ulu untuk melaporkan hal tersebut.

Kapolres Mura, AKBP Bayu Dewantoro mengatakan berselang satu hari setelah menerima laporan yakni Rabu (25/4) sekitar pukul 20.00 Wib  tersangka sudah berhasil kita tangkap tanpa perlawanan dikediamannya.

“Tersangka sudah mengakui perbuatannya, dan saat ini tersangka sudah kita amankan di Mapolres Mura untuk kepentingan penyelidikan lebih lanjut. Tersangka melanggar pasal 81 ayat 1 yo 76 D UU RI No.35 THN 2014  perubahan atas UU RI no 23 thn 2002 tentang perlindungan anak,” jelas kapolres. (Korankito.com/dhia/mbam)

AN