Daerah Pinggiran di Kota Palembang Rawan Politik Uang

foto/depe.

Palembang- Daerah pinggiran di Kota Palembang rawan terjadinya praktik politik uang saat Pilkada Serentak 2018. Hal ini diungkapkan oleh Anggota Panwaslu Kota Palembang Divisi Penindakan Darsi Elianto.

Oleh karena itu, pihaknya terus melakukan sosialisasi tolak politik uang di berbagai kecamatan. Kali ini, dilakukan di Jalan Telaga Swidak, Lorong Rukun II, Kelurahan 14 Ulu, Kecamatan SU II Palembang, Senin (23/4/2018) petang.

Berita Sejenis

“Seluruh waliyah kota Palembang yang terutama daerah pinggiran itu berpotensi terjadinya politik uang,” jelas Darsi saat ditemui seusai acara sosialisasi Tolak Politik Uang.

Ia menegaskan, pemilihan daerah untuk dilakukan sosialisasi ditujukan ke daerah yang dianggap berpotensi. “Karena salah satu daripada money politik ini di daerah yang katakanlah mempunyai struktur ekonomi yang lemah,” jelasnya.

Pihaknya terus mengimbau kepada masyarakat untuk menolak yang namanya politik uang, karena akan berdampak buruk bagi demokrasi yang akan dihadapi nanti.

“Harus kita galakan, agar ditolak. Jangan sampai, Pilkada mendatang masyarakat diimgi-imingin pasangan calon agar menerima uang untuk memilihnya. Karena akan berdampak negatif terhadap demokras akan kita hadapi,” jelasnya.

Untuk itu, pihaknya perlu dukungan masyarakatbagar mencegah terjadinya politik uang. “Sebenarnya secara nominal itu tidak ditegaskan, yang namanya pemberian sesuatu uang atau barang yang diwujudkan dengan nilai itu sudah termasuk money politik,” pungkasnya. Korankito.com/depe.

AN