Nahas! Gara-Gara Kurang Pendengaran, Sudar Tewas Terlindas Kereta Api

Sudar korban terlindas keretas api. Foto/dhia

LUBUKLINGGAU-Nahas dialami,Sudar (60) Warga RT 09 Kelurahan Muara Enim,Kecamatan Lubuklinggau Barat II. Pulang dari kebun dirinya tertabrak kereta api disekitaran Mesat Seni-Muara Enim.

Sudar tewas dengan luka dan sebagian tubuh remuk terlindas Kereta Api,Senin (23/4) sekitar pukul 11.00 WIB.Kecelakaan di jalur rel kereta api ini bermula korban berjalan di jalur  rel kereta api kemudian saat di atas jembatan rel melintaslah kereta api barang yang mengangkut semen dari Kabupaten Lahat menuju Lubuklinggau.

Kemudian saat di TKP korban yang diduga pendengarannya kurang normal tidak mengetahui adanya tanda klakson yang telah dibunyikan oleh masinis hingga terjadinya korban ditabrak oleh kereta api barang tersebut

” Kecelakaan terjadi dijalur kereta api KM 547+2/3 di RT 08 Kelurahan  Muara Enim Kecamatan  Lubuklinggau Barat I,”ungkap Kapolres Lubuklinggau, AKBP Sunandar.

Masinis KA tersebut yakni Edi Sasangko belum sempat di introgasi kondisi shock.

Berdasarkan keterangan saksi di TKP,  Anang (20)  menerangkan bahwa dirinya mendengar klakson kereta telah dibunyikan secara terus menerus hingga di TKP diatas jembatan rel

Saat dia  melihat ke Rel laju kereta sudah mulai melambat. Hingga sampai akhir ekor kereta melintas baru terlihat tubuh korban sudah tergeletak, dan bebarapa bagian tubuh korban ada yang terpisah

Sedangkan, saksi lainnya,Effendi Ketua RT 09
menerangkan bahwa setelah mendapatkan laporan warganya ada korban ditabrak kereta maka langsung mengecek.

” Kami bersama warga  membawa korban kerumah sakit,”ujarnya.

Dia juga menerangkan bahwa korban memang mengalami kurangan pendengaran dengan baik dan diketahui oleh warga kereta barang yang menabrak korban dari arah lahat menuju Lubuklinggau yang membawa angkutan semen.(korankito.com/dhia/mbam)

AN