Tiga Kali Lahiran, Tiga Kali Perut Dibelek. Begini Kondisi Ririn Dwi Ariyanti

Aldi Bragi dan Ririn Dwi Arianti serta bayi mereka yang baru saja lahir dengan proses sesar. Foto/dok

Tiga kali Ririn Dwi Ariyanti melahirkan. Tiga kali pula istri Aldi Bragi itu menjalani operasi sesar. Karena sudah tiga kali naik meja operasi, maka Ririn dan Aldi stop punya anak.

“Anak saya 4 stop, waktu recovery operasi, dokter bilang ini agak ekstra banget, sedikit memohon sama kita berdua kalau bisa ini stop. Kita lihat sendiri prosesnya mendekati hidup dan mati, jadi kalau dibilang seram ya seram, cuman waktu itu ikhlas dan pasrah, jalani saja,” ungkap Aldi Bragi ditemui di Kemang Medical Care, Jakarta Selatan, Selasa (17/4).

Aldi menceritakan efek obat bius Ririn baru hilang selama berjam-jam. Bahkan setelah operasi, Ririn harus terus menjaga HB darahnya tetap normal dan stabil supaya tidak perlu melakukan transfusi darah.

Memiliki riwayat kadar HB rendah, maka operasi persalinan sesar Ririn berlangsung hampir dua jam. Membutuhkan penanganan lama, rupanya Ririn mengalami pendarahan hebat saat melahirkan Ramy Alfie Utomo pada Minggu (15/4) lalu.

“Prosesnya cukup panjang, operasi sesar sekitar 1 jam 50 menit, termasuk lama, banyak proses yang dilalui. Ririn punya riwayat HB rendah, banyak implikasi pendarahan dan lain-lain. Apalagi ada perlengketan di otot perut. Belum lagi istilahnya bagian tubuh Ririn dioperasi sesar tiga kali,” ujar Aldi.

Maka usai anaknya lahir, Ririn harus jalani masa pemulihan yang cukup panjang. Ririn tak hanya menyembuhkan luka operasi, tetapi juga harus belajar berjalan.

“Karena tindakan operasi Ririn membutuhkan perhatian ekstra, maka Ririn membutuhkan waktu pemulihan yang agak panjang. Dia baru belajar berdiri tapi belum bisa normal. Harus bed rest lebih panjang,” pungkas suami Ririn, Aldi Bragi. O tri

AN