Secarik Surat Ditemukan di Saku Hengki, Isinya Bikin Menangis!

foto/ist.

Palembang- Secarik surat ditemukan di saku celana Hengki Sulaiman (20), pelaku perampokan disertai pembunuhan sopir taksi online Tri Widyantoro saat digeledah oleh aparat kepolisian yang menangkapnya.

Surat tersebut ternyata dikirim oleh wanita berinisial DS yang merupakan pujaan hati Hengki. Isinya tentang percintaan, dimana sang wanita ingin mengakhiri hubungan asmara yang telah terjalin bersama tersangka.

Berita Sejenis
1 daripada 80

Berikut isi suratnya.

“Assalamualaikum wr.wb
Dear mas Hengki Sulaiman

Tak ada kata-kata indah yang mampu ku goreskan melalui tinta biru ini. Hari demi hari ku slalu mencoba untuk slalu memahami semua sifat dan sikapmu sayangku, namun apala daya aku hanya seorang wanita biasa yang kotor yang takkan pernah pantas untuk hadir ditengah-tengah keluargamu yang begitu bahagia dan damai sebelum aku hadir dalam kehidupanmu sayangku. Sayang mungkin kita akhiri hubungan ini, biar tak ada lagi yang tersakiti karena kita sayang, dan ini semua yang terbaik untuk kita dan semua orang,” tulis DS dalam suratnya.

“Maafkan aku sayangku bila ku harus pergi jauh darimu, dan biarkan aku pergi dengan membawa semua kenangan manis tentang kita. Semoga suati hari nanti kau menemukan sosok wanita yang lebih dariku yang dapat mengerti semua tentangmu. Dan sosok wanita yang di idamkan oleh kedua orang tuamu sayangku,”

Diakhir surat, tampaknya DS memberikan hadiah kepada tersangka Hengki.

“Maafkan aku sayangku, ini yang terbaik untuk kita. Terimakasih kau telah memberikan aku cinta yang begitu besar dan tulus. Terimakasih bila slama ini kau tlah setia mendampingiku dengan kebahagian dan kenangan indah bersama akan selalu bersamaku. Kutitipkan Al-quran ini padamu. Aku sangat mencintai dan menyayangimu. Sampai jumpa lagi sayangku. Salam manis dari kasihmu yang tercinta,” tutupnya.

Kapolda Sumsel Irjen Pol Zulkarnain Adinegara mengatakan, dari surat itulah, petugas meyakini pria itu adalah Hengki yang telah merubah nama menjadi Hendrik saat kabur ke Kabupaten Brebes, Jawa Tengah.

Selain surat, aparat menemukan dua jimat berupa keris kecil warna kuning dan hitam, satu lembar kertas bertuliskan huruf arab, satu lembar pas foto 3×4, dan foto copy KTP atas nama Hendri Sulaiman.

“Dari foto, foto copy ktp dan surat cinta ini kita yakini adalah Hengki,” kata Zulkarnain, saat gelar perkara di RS Bhayangkara Palembang, Jumat (13/4/2018) siang.

Selama pelarian, Hengki tinggal dirumah seseorang yang baru dia kenalnya. Pemilik rumah sudah curiga dengan tersangka. Sehingga, tanpa sepengetahuan tersangka, ia memfotonya untuk mengantisipasi.

“Pemilik rumah juga mendokumentasikan foto-foto Hengki. Karena sudah curiga. Tapi foto itu tidak disebar ke medsos, hanya Hengki sendiri yang mempostingnya ke facebook sehingga berhasil kita lacak,” katanya.

Persembunyian Hengki Terlacak dari Sosmed

foto/ist.

Setelah dicari selama dua minggu oleh pihak kepolisian, pelarian Hengki berakhir di Kabupeten Brebes, Jawa Tengah. Persembunyiannya berhasil dilacak polisi dari sejumlah postingannya di akun sosial media (sosmed).

Pemuda asal Desa Lalan, Kabupaten Musi Banyuasin, Sumsel ini mengunggah sejumlah foto di akun pribadinya. Mendapati itu, polisi bergerak cepat mendatangi dan menggerebek persembunyiannya.

“Ketika kita lacak, ternyata sumber foto itu berada di Brebes. Tim langsung bergerak menuju kesana,” kata Zulkarnain.

Anggota sempat kebingungan, lantaran tersangka mengganti nama menjadi Hendrik. Sehingga, warga sekitar tidak ada yang mengenal. Berbekal foto, petugas akhirnya menemukan keberadaan pelaku.

Hengki yang mengetahui kedatangan petugas berusaha kabur, polisi memberikan tindakan tegas “Pelaku tertembak di bagian dada kiri. Dia mencoba kabur meskipun sudah diberikan tembakan peringatan,” pungkasnya. Korankito.com/depe.

AN