Lucinta Luna Kehilangan Ibunda Saat Sibuk Kerja

Foto/dok

Lucinta Luna berduka. Pedangdut yang diisukan seorang transgender itu kehilangan ibunda saat sedang sibuk kerja. Ibunda meninggal dunia di sebuah rumah sakit di Jakarta, Jumat (13/4), saat Lucinta berada di Bandung.

Lucinta harus menyelesaikan sejumlah pekerjaan di sana. Belum juga kegiatan di luar kota selesai, Lucinta menerima kabar duka bahwa sang bunda meninggalkan dunia. Lucinta syok dan pingsan dua kali.

Berita Sejenis
1 daripada 4.020

“Lucinta Luna pingsan dua kali di klinik, dia nggak sadar dari dalam mobil hingga di perjalanan dia baru sadar di kilometer arah Cawang baru sadar. Dengar kabar ini langsung balik dan kita sudah berusaha cari patwal tapi mggak ada yang bisa. Ya sudah sampai sini nggak sempat lihat mamanya Lucinta yang terakhir,” ungkap Didi, manajer Lucinta Luna, di rumah duka di kawasan Kemanggisan, Jakarta Barat, Jumat (13/4).

Lantaran ketidakhadirannya di prosesi pemakaman, Lucinta dituding sebagai anak yang tidak berbakti. Bahkan hubungannya dengan keluarga disebut-sebut tak baik, namun sang manajer segera membantah isu tersebut.

“Hubungan baik-baik saja selama ini nggak ada masalah. Yang dibilang orang-orang Lucinta anak durhaka itu nggak bener. Itu bisanya *netizen* saja yang ngomong seperti itu. Di luar itu lucinta sangat akrab dan benar-benar bahagia nggak ada musuhan dengan kakaknya adiknya atau abang-abangnya seperti itu,” kata Didi.

Tak bisa temani bunda saat sakaratul maut, Lucinta Luna harus selesaikan kontrak kerja di Bandung, Jawa Barat. Namun sang manajer menyatakan, selama ibunda sakit, Lucinta Luna setia merawat dan mendampingi.

“Dengar mamanya sudah kritis dia sempat datang dan Alhamdulillah pas Lucinta datang mamanya sadar. Dia sayang banget sama mamanya, selama sakit selalu datang. Dia pengen mamanya tersenyum dan bahagia,” tandas manajer Lucinta Luna. O tri

AN