Pasca Kekalahan Dari Madura United, RD Evaluasi Tim

Foto/dok

Palembang- Kekalahan yang di rasakan Sriwijaya FC melawan Madura United, Sabtu (7/4) lalu, membuat Pelatih Sriwjaya FC Rahmad Darmawan bergegas melakukan evaluasi terhadap timnya.

Pelatih yang sering di sapa RD ini menyoroti kekalahan yang menimpa anak asuhnya itu karena belum bisa mengontrol emosi, sehingga ia menyebut mental lah yang menjadi salah satu faktor utama lengahnya SFC di menit terakhir pertandingan.

“Saya lebih menyoroti non tekhnis, agar mereka selalu siap dalam situasi apapun, seperti halnya jika kita mengalami hal yang kurang mengenakkan dalam pertandingan atau mendapatkan kartu merah, inilah yang membuat pemain kadang emosi sehingga mereka lebih cepat drop,” ujarnya Rd usai Latihan, Senin (9/4) sore.

Seperti diketahui Sriwijaya FC mengalami kebobolan pada 10 menit jelang pertandingan, yang bertepatan dengan diusirnya Mohammadou N’diaye dari lapangan hijau karena mendapatkan hukuman akumulasi kartu oleh wasit Dodi Setia Purnama, Akibantnya tiga gol bersarang di gawang Teja Paku Alam.

Disinggung mengenai kekalahan SFC karena keterkaitan keluarnya N’diaye dilapangan, Rd menampik hal tersebut, menurutnya hal tersebut bukanlah penyebabnya, karena saat melawan Borneo FC, SFC pun pernah mengalami hal yang sama.

“Tidak kok,bahkan kita pernah bermain di situasi seperti itu waktu saat melawan Borneo. Tidak ada yg berbeda pada mental pemain, mungkin juga karena faktor kelahan, jadi saya tidak menyalahkan pemain karena saya pun pernah main dan mengalami hal serupa, jadi kedepan kita akan lebih fokuskan lagi di 90 menit pertandingan,”pungkasnya.(korankito.com/nisa/mbam)

AN