April Jasmine Kontraksi Saat Ustad Solmed Jauh

April Jasmine dan Ustad Solmed. Foto/dok

Kehamilan kedua April Jasmine bak cerita drama sinetron yang tak berkesudahan. Berhasil melewati trimester pertama dan kedua dengan penuh perjuangan, tiba-tiba April alami kontraksi padahal usia kandungannya belum 38 minggu. Ironisnya, rasa sakit itu datang saat Ustad Solmed jauh darinya.

“Jadi kemarin kontraksi, kayaknya mau dekat hari ulang tahun aku. Aku banyak konsultasi ke dokter, sebaiknya kita jaga. Kalau di bawah 38 minggu berat bayi masing-masing sudah 2,5 kilogram, tapi kalaupun bisa dijaga ya sudah kita tunggu sampai 38 minggu, pilihannya itu. Kemarin aku ngerasa perut kencang, ngapai-ngapain susah, sakit, periksa ke dokter dan Alhamdulillah sehat, semua bagus, pas di CTG mengalami kontraksi lumayan sering, kalau nggak salah 10 menit bisa sekali, keras. Akhirnya dokter panik, aduh gimana, aku cuman jawab, ya dokter usahain, jangan lahiran dulu, saya tetap menunggu 38 minggui. Minum pereda kontraksi, satu jam dicek lagi. Dicek lagi, masih kontraksi juga, dokter bilang kasih oksigen, aku juga sudah panik, ustad nggak ada di luar kota. Jangan nangis, jangan sedih, harus kuat. Doa saja jangan lahiran sekarang. Alhamdulillah dikasih oksigen, istirahat, masih ada kontraksi tapi tidak sesering awal. Alhamdulillah pulang sampai melahirkan nanti 38 minggu bedrest saja, jangan banyak jalan, istirahat. Kalau ada yang nyeri, nggak enak, harus minum obat kontraksi,” cerita April saat ditemui di rumahnya di Kebon Jeruk, Jakarta Barat, Sabtu (7/4).

Berita Sejenis
1 daripada 4.020

Apa yang dirasakan April tentu bukan kemauan Solmed. Karena Solmed selalu berdoa agar ia bisa menemani sang istri melahirkan dan melihat langsung bayi kembarnya lahir ke dunia.

“Kalau saya mungkin Bismillah saya bilang sama Allah, ya Allah saya pengen saat takdirnya melahirkan, saya ada, cuman itu saja doa saya. Kalau saya membatasi jadwal, bingung, apa di waktu ini (melahirkan) saya nggak tahu. Jadi semua saya kembalikan ke Allah, tinggal ke Aprilnya, apa yang dikasih tahu dokter tolong dijalankan, diikuti, jangan badung,” kata Solmed.

April memang sudah diberitahu. Menurut Solmed, istrinya kadang suka bandel dan tak mengindahkan saran dokter. Kadang April nekat keluar rumah, padahal itu dilarang. Maklum, selama berbadan dua April memang terkurung di dalam rumah karena kehamilannya terjadi secara tak alami.

“Kalau orang manja bagus, dia ini manja tapi gengsi. Cari kekurangan, cari kesalahan, cari kambing hitam. Kamu tuh nggak kayak suami yang lain, yang lain siaga. Jadi ini orang manja, tapi gengsinya luar biasa,” tandas Solmed menggoda istrinya. (korankito.com/mbam/O tri)

AN