Shinta Bachir Kehilangan Hal Berharga Gara-gara Isu Prostitusi Online

Foto/dok

Shinta Bachir alami banyak kerugian sejak namanya terseret dalam bisnis prostitusi online. Tak hanya imej buruk yang didapat, Shinta juga kehilangan suami tercinta.

Sang suami, Edi Suyitno, berpaling pada wanita lain setelah mendengar Shinta termasuk dalam daftar prostitusi online mucikari Robbie Abbas.

“Gara-gara berita itu juga berawal rumah tangga saya nggak baik sama suami. Dan dari situ suami saya cari perempuan lagi dan perempuan itu membuat panas lagi, benar kan tuh Shinta Bachir begini, begini, di saat saya lagi hamil besar itu sampai saya ditaro sama suami saya di kost-kostan daerah kuningan. Terus sebagain orang menganggap jangan-jangan itu bukan anak lo tuh, disuruh tes DNA. Nah, dia tuh yang namanya yang ngomong nggak hanya satu dua, tapi banyak orang ya sudah dia tes DNA. Tapi keluarga saya dan keluarga dia bilang, sudah lah lihat saja nanti pas lahir. Begitu lahir Subahanallah anak saya tuh persis bangat sama bapaknya, nggak ada yang kebuang sama sekali, mirip banget sama bapaknya gitu. Karena saya memang nggak berbuat seperti itu,” kata Shinta saat ditemui di kawasan Tendean, Jakarta Selatan, Jumat (6/4).

Tak hanya pasrah kehilangan suami, Shinta juga harus rela kehilangan pekerjaan. Padahal jadi artis adalah profesi utamanya, namun ia mendapat banyak penolakam karena cap artis esek-esek.

“Tadinya saya diam saja karena dari keluarga dan teman-teman suruh saya diam. Tapi saat ini saya nggak mau diam lagi karena terlalu banyak cobaan yang saya dapat. Kayak misalnya saya mau nyanyi di mana gitu, tapi sama pihak istrinya nggak boleh karena takut saya mnenggoda suaminya. Iya (segitu parah efeknya), sampai film pun tawaran job-nya agak berkurang ya. Saya besarin anak sendiri, sampai saya nggak malu jualin nasi ke mana-mana,” lanjutnya.

Yang bikin Shinta miris lagi, ia kekurangan uang untuk biaya hidup. Suami tak pernah memberi nafkah, akhirnya Shinta jadi single parent untuk mencari uang demi anak dan keluarga.

Apapun dilakukan Shinta demi mendapatkan uang, termasuk jual barang-barang berharga hingga lepas hijab. Pelan-pelan Shinta bangkit dan sampai sekarang ia bertahan sebagai tulang punggung keluarga.

“(Biaya) saya cari sendiri sampai kalian semua tahu dari pakai jilbab sampai saya buka, karena tawaran sinetron itu terserah orang mau ngomong apa, saya pernah benar-benar dititik yang paling bawah. Saya sudah jual semuanya sampai saya mau bayar susah. Saya punya saksi hidup itu suster anak saya dan sopir saya. Waktu saya mau bayar suster, saya nggak ada uang akhirnya saya jual cincin saya. Dan teman-teman juga banyak yang tahu kok kalau saya sampai jual tas-tas saya semuanya, hidupi anak saya,” cerita Shinta.

“Akhirnya saya dapat tawaran main sinetron dan karakter saya kan selalu pakai konde, dari situ saya bangkit terus ada temen desain interior apartemen, di situ ditawarin kalau laku saya dapat 3 persen untuk kantor, kamu dapat 5 persen. Banyak sih teman-teman yang membantu saya, support saya sampai saya sekartang saya bisa seperti kayak gini,” pungkasnya. O tri

AN