Beredar Video Dugaan Oknum Polisi Lakukan Pungli, Begini Jawaban Kasat Lantas Polresta Palembang!

Kasat Lantas Polresta Palembang Kompol Andi Baso Rahman. foto/depe.

Palembang- Kasat Lantas Polresta Palembang Kompol Andi Baso Rahman angkat bicara terkait beredar luasnya  video sosisal media (sosmed) dugaan pungutan liar (pungli) yang dilakukan tiga anggota Satlantas Polresta Palembang.

Dihadapan para awak media, Andi mengaku memang ada video anggota Satlantas Polresta Palembang yang disangkakan telah melanggar peraturan khususnya pelanggaran disiplin pungli yang viral di dunia maya.

Berita Sejenis

Satlantas Santuni Warga Kurang Mampu

Sanksi Tegas Pelanggar Lalin Dibawah Umur

Rani Divonis DuaTahun Penjara

1 daripada 10

Ia menerangkan, tiga anggotanya diduga melakukan pungli masih dalam pemeriksaan. “Dari tiga anggota, satu tidak terlibat. Dua sedanh diperiksa Propam Polresta dan Propam Polda Sumsel. Mereka yang diperiksa yakni TD dan ST,” ujarnya kepada media, Kamis (5/4) siang.

Andi mengungkapkan, cara seperti ini tidak boleh lagi dilakukan Polri dan pihaknya komitmen akan menindaklanjutinya untuk diberikan hukuman. “Kami sampaikan, mengacu pada peraturan. Pemberi dan penerima suap, akan dilakukan langkah-langkah pidana,”jelasnya.

Masih dikatakan Andi, pihaknya akan memeriksa beberapa korban yang disangkakan telah memberi suap.”Kami akan melakukan langkah-langkah hukum, karena anggota kami ditindak hukum.atas perbuatannya. Kami, akan melakukan tindakan hukum bagi masyarakat yang melakukan suap,” ujarnya.

Hasil pemeriksaan dan melihat berita acara, memang masyarakat yang minta untuk tidak ditindak atas pelanggarannya. “Jadi, ada semacam transaksi untuk bebas dari pelanggaran yang dilakukan. Kalau tidak ditawari, annggoya kami juga tidak akan melakukannya,” tutur Andi.

Andi menambahkan, pihaknya sudah memanggil pengunggah video. “Kami ucapkan terima kasih pada dia (pengunggah video). Tapi, cara yang disampaikan salah. Kami ada pimpinan, seharusnya disampaikan kepada mereka. Kami akan tindak anggota pungli dan calo,” ujarnya.

Ia menyatakan, penggungah video ini pernah mengalami kekecewaan kepada petugas, “Jadi pernah mengalami kekecewaan entah apakah dia sendiri atau yang lain,” pungkasnya. Korankito.com/depe.

AN