Pernah Dipukul Saat laga Kontra Borneo FC, Marckho Sandy Siap Balas Dengan Cara Ini!

Wingbek Sriwijaya FC Marcho Sandy Maraudje. Foto/nisa

Palembang- Wingbek Sriwijaya FC Marcho Sandy Maraudje kini dipercaya melakoni peran ganda, selain berposisi sebagai wingbek Marcho juga di tuntut bisa menguasai peran sebagai stopper.

Alhasil saat melawan Felcra FC, Kamis (15/3) lalu, Marcho pun sukses menjalankan misinya sebagai stopper berduet dengan Hamka Hamzah kala itu.

Bukan hanya itu, pemain asal Papua ini pun berhasil menyumbangkan satu gol di menit 92 menjelang berakhirnya pertandingan, melihat hasil ini bukan tidak mungkin Rd akan kembali menarik Marcho mengawal posisi belakang menggantikan Muhammadou N’diaye yang dipastikan absen di laga perdana kali ini.

Mengenai hal itu, Marcko sendiri  mengaku tidak keberatan apabila dirinya dipercaya di sandingkan lagi dengan bek senior Hamka Hamzah.

Apalagi diakuinya posisi tersebut pernah ia jajal saat menjadi skuad Persipura Jayapura U21 jauh sebelum dirinya di pinang oleh SFC 2017 lalu

“kalau saya nggak ada masalah, karena saya kebetulan pernah jadi stopper di U21, mamang sih sudah lama tapi apa salahnya di coba lagi,”ujar Marckho saat di wawancarai oleh media, Kamis (22/3) sore

Sementara itu disinggung mengenai insiden pemukulan yang pernah di alaminya saat berhadapan dengan Borneo saat di PGK Lalu, pemain bernomor punggung 22 ini mengaku punya motivasi tersendiri untuk kembali menantang anak asuhan Iwan Setiawan ini.

“kalau saya netral saja, jadi saya mau balas itu dengan bawa kemenangan untuk SFC,”pungkasnya.(korankito.com/nisa/mbam)

AN