Oknum Pol PP Bunuh Janda Karena Utang Rp300 Ribu

foto/dhia.

Lubuklinggau- Angga Saputra Tunggal (21) oknum Satpol PP yang berdinas di Kabupaten Musirawas tega menghabisi nyawa Rafaena (40) warga RT 04, Kelurahan Mesat Jaya, Kecamatan Lubuklinggau Timur II, Kota Lubuklinggau.

Ironisnya, tersangka tega menghabisi nyawa korban lantaran kesal karena ditagih utang sebesar Rp300 ribu. Akibatnya Angga harus merasakan dinginnya balik jeruji besi, setelah dibekuk Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Lubuklinggau.

Berita Sejenis
1 daripada 52

Angga diciduk tanpa perlawanan di kediamannya di Desa Durian Remuk, Kecamata Muara Beliti, Kabupaten Musirawas, Senin (12/3) malam atau enam jam setelah peristiwa berdarah tersebut.

Berdasarkan data dihimpun, kejadiannya berawal ketika Rafaena menghubungi tersangka untuk menanyakan uang yang dipinjamnya. Hanya saja, ketika itu korban sempat mengeluarkan kata-kata kasar terhadap Angga yang memancing emosinya.

Angga yang ketika itu berada di tempat kerjanya di wilayah Agropolitan Center, Kecamatan Muara Beliti langsung mendatangi rumah korban untuk menyelesaikan masalah tersebut. Ketika bertemu keduanya pun justru terlibat cekcok mulut.

“Tersangka yang naik pitam, mengambil pisau yang diselipkan dipinggangnya dan menusuk serta menggorok korban secara membabi buta,” jelas Kapolres Lubuklinggau AKBP Sunandar didampingi Kasat Reskrim AKP Ali Rojikin, Selasa (13/3) siang.

Usai menghabisi nyawa korban, Angga pergi dari rumah Rafaena dengan membawa dua unit ponsel dan laptop. “Usai menerima laporan, kita melakukan olah tempat kejadian perkara dan mengejar pelaku,” jelas Kapolres.

Masih dikatakan Kapolres, berkat kesigapan anggotanya tersang berhasil ditangkap. “Motifnya karena utang piutang. Selain tersangka kita amankan baranh bukti, pisau, laptop korban dan baju seragam Pol PP berlumuran darah,” pungkasnya. Korankito.com/dhia/depe.

AN