Laporan Belum Ditindaklanjuti, Dev Kembali Alami KDRT

foto/depe.

Palembang- Dev (25) warga yang tinggal di kawasan Jalan KH Wahid Hasyim, Lorong AA, Kecamatan SU I kembali mendatangi ruang pengaduan Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polresta Palembang.

Maksud kedatangan ibu rumah tangga (IRT) ini untuk menanyakan perkembangan kasus yang dilaporkannya, November tahun lalu. Dimana, ia melaporkan suami sirihnya RF (30) atas kasus kekerasan dalam rumah tangga (KDRT).

Berita Sejenis

Cemburu Buta, Mardini Dianiaya Pacar

Asyik Makan Siang, Uang Dirampas Jambret

Motor IRT Digondol Maling Saat Beli Susu

1 daripada 10

Lantaran belum ditindaklanjuti, Dev kembali dianiaya oleh orang yang sama, di kediamanannya,Minggu (11/3) malam. Sehingga harus mengalami luka memar sekujur tubuh.

“Empat bulan yang lalu saya sudah melapor di sini (Polresta Palembang), tapi belum ditindaklanjuti oleh polisi. Semalam (Minggu malam) saya kembali dianiaya oleh dia (terlapor),” jelasnya saat ditemui di SPKT Polresta Palembang, Senin (13/3) siang.

Dirinya menceritakan kejadian penganiayaan yang dialaminya berawal ketika ia meminta uang untuk kebutuhan anaknya yang masih berusia enam bulan. Bukan uang yang didapat, RF naik pitam dan menganiayanya dengan tangan kosong.

“Sempat juga di seret oleh dia, hingga badan saya mengalami luka lecet. Saya memang istri muda dia, karena menikah di bawah tangan. Itu pun saya tertipu dengan statusnya yang mengaku masih bujangan,” tambah Dev.

Ia berharap polisi segera menangkap pelakunya, lantaran sudah tidak tahan hidup bersama terlapor.yang sering menyiksanya. “Saya harap dia cepat ditangkap, karena sudah tidak tahan dan tidak tenang lagi hidup saya,” jelasnya.

Sementara Kasubag Humas Polresta Palembang Iptu Samsul Fitri melalui Kepala SPKT Iptu Heri membenarkan korban mendatangi Polresta. “Memang benar, kami akan koordinasikan lebih lanjut dengan penyidiknya,” pungkasnya. Korankito.com/depe.