Gara-Gara Foto Dijalan Tol, Syahrini Terancam Dipenjara

Foto/dok

Niat awalnya hanya ingin usir rasa bosan dengan berfoto di pinggir jalan tol. Tapi ternyata aksi Syahrini itu melanggar peraturan dan terancam dipenjara. Jujur, Syahrini tak tahu menahu soal aturan dilarang berhenti di bahu jalan, apalagi foto-foto di sana. Tapi ia baru tahu setelah aksinya viral di dunia maya.

“Padahal, aku sudah sering loh berhenti di pinggir jalan, tuh. Mungkin yang kali ini tertangkap kamera karena aku memang tulis,” ujar Syahrini dalam video klarifikasi fotonya di jalan tol Juanda di Surabaya, Jawa Timur, yang diunggah ke YouTube.

Syarini memang punya kebiasaan berbagi momen di media sosial kepada jutaan pengikutnya. Andai saja ia tahu aksi foto di jalan tol dilarang, pasti ia tak akan melakukan. Tapi Syahrini benar-benar tidak tahu dan langsung unggah fotonya di Instagram.

“Aku apa adanya di sosial mediaku, selalu. Hari itu aku posting, hari itu aku tulis, ‘Melangkah manja di jalan tol Surabaya’. Ya memang di situ aku berfoto. Jadi, memang aku selalu live Instagram-ku. Dalam artian, hari itu aku foto, aku edit, aku posting ke publik,” jelasnya.

Sadar akan kesalahannya, Syahrini Minta maaf dan ingatkan rekan-rekannya sesama artis agar tak melakukan pelanggaran yang sama dengannya.

“Pemahaman awamku waktu itu, aku dikawal bapak patwal, aku pikir aman-aman saja aku untuk berfoto 3 sampai 5 menit. Itu saja kejadian waktu di jalan tol tol Surabaya, semoga ini tidak terjadi pada siapapun masyarakat luas atau rekan-rekan artis yang lain. Apabila terjadi seperti aku lagi, memang tidak boleh ternyata, ya,” jelas Syahrini.

Aksi nekat Syahrini tersebut melanggar Undang-Undang Nomor 38 Tahun 2004 tentang Jalan. Ancaman hukumannya kurungan penjara maksimal 18 bulan atau denda paling banyak Rp 1,5 miliar. Namun, Syahrini menyebut kondisi jalan sedang sepi dan tak berpotensi sebabkan kecelakaan.

“Ternyata ada undang-undangnya, nomor 33 mengenai aturan di jalan. Kalau tidak darurat atau tidak ada masalah yang signifikan, betul-betul darurat, tidak boleh berhenti, terlebih aku berfoto. Barangkali dalam hal ini aku salah, aku minta maaf pantasnya. Tetapi kan aku tidak tahu, bapak-bapak Jasa Marga, sama sekali tidak mengetahui mengenai peraturan undang-undang jalanan mengenai itu,” pungkas Syahrini. O tri