Seri Kedua Proliga, Persaingan Rebutkan Tiket Final Semakin Ketat

Foto: korankito.com/Nisa

Palembang – Memasuki seri kedua putaran kedua Proliga 2018 yang berlangsung di GOR PSCC, Palembang, pada 9-11 Maret 2018 mendatang, persaingan semakin ketat untuk  memperebutkan posisi lolos ke babak empat besar atau final four.

Tidak terkecuali bagi tuan rumah Palembang Bank SumselBabel. Tim besutan Samsul Jais ini hingga seri pembuka putaran kedua di Bali, pekan lalu, masih berada satu tingkat di bawah pemuncak klasemen sementara, Jakarta Pertamina Energi.

Berita Sejenis
1 daripada 4.104

Pada laga di kandang sendiri itu, Aji Maulana dan kawan-kawan akan menghadapi Surabaya Bhayangkara Samator (9/3) dan Bekasi BVN (11/3).

Sukses dalam laga tunggal di Bali, pekan lalu saat bentrok dengan Jakarta BNI Taplus merupakan modal untuk tampil di Palembang pekan ini. Apalagi, BNI yang diasuh pelatih asal Tiongkok, Li Qiujiang, itu menundukkan Surabaya Bhayangkara Samator, pada laga penutup di Pulau Dewata.

Menurut pelatih Palembang Bank SumselBabel, Samsul Jais, dua laga di hadapan publik sendiri, setidaknya akan menjadi penentu posisi “aman” lolos ke babak final four.

“Paling tidak kita bisa menang satu pertandingan dari dua laga itu, syukur-syukur dua pertandingan itu bisa kita ambil dua-duanya,” kata Samsul yang juga pelatih timnas putra pada Asian Games 2018 mendatang saat konfrensi lers, Kamis (8/3) sore

Bagi tim satu-satunya yang berasal dari luar Pulau Jawa itu, tampil di hadapan publik sendiri hasilnya tidak selalu cemerlang.

“Tahun ini akan saya buktikan dan saya usahakan Bank Sumsel mendapatkan hasil yang baik,” tambah Samsul.

Sementara itu, bagi Surabaya Bhayangkara Samator, kekalahan atas tuan rumah Jakarta BNI Taplus 1-3 tidak akan terulang menghadapi tuan rumah Bank SumselBabel. Bahkan, menurut pelatihnya, Ibarsjah Djanu Tjahyono, kekalahan di Bali itu akan menjadi pemecut bagi tim asuhannya menghadapi Bank SumselBabel.

“Kita butuh kemenangan untuk mengamankan lolos ke final four,” kata Ibarsjah menambahkan.

Samator saat ini berada di peringkat ketiga klasemen sementara di bawah Bank SumseBabel. Rendy Tamamilang dan kawan-kawan masih harus melakoni dua laga lagi pada seri ketiga atau seri terakhir putaran kedua di Bandung, pekan depan.

Di bagian putri juga tidak kalah seru. Jakarta PGN Popsivo Polwan yang dalam dua laga di Bali gagal memetik hasil maksimal akan menghadapi Jakarta BNI Taplus (10/3) dan Bekasi BVN (11/3).

Tim asuhan pelatih asal Thailand, Apichat Kongsawat, itu saat ini berada di peringkat keempat klasemen sementara dengan poin sepuluh dari hasil tiga kemenangan dan lima kekalahan. Posisi ini jauh dengan Jakarta Pertamina Energi yang sudah mengumpulkan 24 poin dan Bandung Bank BJB Pauan (21). Keduanya sudah dipastikan lolos final four.

Direktur Proliga, Hanny S. Surkatty menyebutkan persaingan menuju final four ini semakin ketat. Di samping itu, tim yang sudah lolos final four seperti tim putra putri Jakarta Pertamina Energi dan putri Bandung Bank BJB Pakuan, berperang berebut juara putaran dua.

“Jadi, pertarungan di seri kedua putaran dua ini dipastikan semakin seru sekali,” tutur Hanny.

Selain itu, tambah Hanny, penampilan para pemain secara individu juga lebih ketat. Hal ini dikarenakan adanya pemilihan pemain untuk tim nasional menuju Asian Games, Agustus mendatang di Jakarta. “Penampilan pemain juga akan lebih meningkat lagi,” kata Hanny yang juga Ketua V Bidang Kompetisi dan Pertandingan PP. PBVSI serta Wakil Ketua Badan Tim Nasional (BTN). korankito.com/nisa

AN