Istri Tikam Suami Hingga Tewas, Alasannya Sungguh Mengejutkan!

foto/ist.

Palembang- Suciati (37) harus mendekam di sel tahanan. Wanita yang kesehariannya sebagai ibu rumah tangga ini nekat menikam suaminya Isnadi (39) sebanyak dua kali hingga merenggang nyawa.

Tersangka dibekuk Unit Reskrim Polsek SU I di kediamanya Jalan Kemas Rindo, Lorong Segayam, Kecamatan Kertapati Palembang, setelah melakukan perbuatannya, Rabu (7/3) sekitar pukul 15.00.

Berita Sejenis
1 daripada 43

Kepada petugas kepolisian, Suciati mengaku tega menghabisi korban dikarenakan kesal, lantaran sering dianiaya oleh Isnadi. “Saya kesal, karena sejak menikah sering dipukuli oleh dia,” ujarnya.

Tak sekedar memukul dirinya, korban sempat mengejar anaknya menggunakan parang. “Dia selingkuh. Rumah selingkuhannya itu dekat rumah kami juga. Jadi kesabaran saya habis,” katanya.

Sementara itu, Kapolsek SU I Palembang Kompol Mayestika Hidayat melalui Kanit Reskrim Ipda Alkap mengatakan, peristiwa berdarah itu berawal ketika pelaku mendapati suaminya tidak pulang ke rumah.

“Sehingga S mencari keberadaan korban dan bertemu di rumah H selingkuhannya. Sempat terjadi cekcok mulut di sana, sampai pelaku meminta korban untuk pulang ke rumah,” jelas Alkap.

Setiba di rumah, lanjut Alkap, korban sempat memukul dan mengancam S menggunakan pisau yang sering dibawanya. Hanya saja pertengkaran itu mereda, setelah korban meninggalkan tersangka.

“Korban meletakan pisau yang sering dibawanya di lantai dan kemudian pergi tidur. Tersangka yang sudah gelap mata serta kesal mengambil pisau itu, lalu ditusukan ke arah perut Isnadi,” katanya.

Warga sekitar tempat tinggalnya yang mengetahui peristiwa penusukan itu, membawa korban ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Palembang BARI untuk mendapatkan perawatan.

“S yang mengetahui suaminya belum meninggal dunia, mendatangi rumah sakit dengan membawa pisau dan kembali menusukannya ke perut Isnadi. Sehingga korban meninggal dunia,” ucap Alkap.

Masih dikatakan Alkap, tersangka beranggapan apabila suaminya tidak meninggal dunia dan sehat nanti dirinya yang akan dibunuh. “Tersangka sudah kita amankan dan masih dalam pemeriksaan,” tutupnya. Korankito.com/depe.