Kantor BKPSDM Lubuklinggau Dibobol Maling

foto/dhia.

Lubuklinggau- Kantor Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) disatroni kawanan maling. Akibat kejadian tersebut data ASN hilang, karena mayoritas tersimpan di laptop dan PC yang digondol maling.  Kerugian ditaksir hingga Rp 150 juta. Senin (26/2).

Sekretaris BKDSDM, Abdullah Rizal  menjelaskan baru mengetahui kantornya disantroni maling pukul 06.30. Saat salah satu bagian kebersihan di kantor tersebut menelpon dirinya yang saat itu masih ada dirumah.

Berita Sejenis
1 daripada 31

“Saya masih dirumah ada petugas kebersihan nelpon kalau kantor berantakan dan ada lubang dibagian belakang,” jelasnya.

Usai menerima telpon Abdullah bergegas menuju kantor, dan mendapati kantor BKDSDM dalam kondisi berantakan.

“Tiga PC, empat unit Laptop, dua Tv dan dua unit Router yang hilang. Kerugian sekitar Rp 150 juta. Dalam komputer, laptop dan PC yang hilang  banyak data yang hilang, dan berkas dikantor semuanya berhamburan, karena diobrak abrik maling yang diperkirakan mencari uang di laci kantor,” jelasnya.

Abdullah menambahkan kalau cctv dikantor ada, namun dirinya tidak mengetahui berfungsi atau tidak.

“3 cctv  ada yang ditutup pakai sapu ijuk, ada yang disiram tinta, mengenai iya merekam atau tidak, silakan bertanya pada pihak kepolisian yang sudah melakukan olah TKP ke sini pagi tadi (Senin 26/2),” paparnya.

Sementara itu, Kapolsek Lubuklinggau Barat Iptu Sophian Hadi membenarkan kantor BKPSDM dibobol maling dan pihaknya telah melakukan olah TKP dan sedang mendalami motif serta penyelidikan lebih lanjut.

“Dari olah TKP kita temukan choke biliard yang masih baru, ini menjadi salah satu petunjuk kita, dan masihb kita dalami lagi, namun sejauh ini kami madih mencari bukti-bukti pendukung lainnya,” jelasnya.

Ditambahkan Sophian kalau maling ini masuk dari bagian dapur kantor dengan memanjat tembok dan membobol dinding bata.

“Lobang di dinding cukup besar, itulah yang menjadi celah masuk mereka, dan celah untuk mengeluarkan barang yang mereka curi,” tutupnya. Korankito.com/dhia/depe.

AN