Pastikan Pelayanan Sesuai Standar, Walikota Lubuklinggau Sidak RSUD

foto/dhia.

Lubuklinggau- Pj Walikota Lubuklinggau Riki Junaidi melakukan kunjungan kerja ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Siti Aisyah, Kamis (22/2). Usai memimpin apel pagi, ia memantau pelayanan petugas rumah sakit, menyapa pasien dan mengecek hampir seluruh ruangan pelayanan.

“Hari ini pertama kalinya kita melakukan kunjungan ke RS Siti Aisyah. Kita ingin memastikan pelayanan rumah sakit sudah sesuai standar. Saat apel tadi sudah kita sampaikan agar ada peningkatan kedisiplinan pegawai, sehingga pelayanan prima selalu dapat diberikan kepada seluruh pasien,” tegasnya.

Berita Sejenis
1 daripada 3

Menurutnya, standar pelayanan yang sudah ditetapkan merupakan salah satu unsur utama dalam menilai bagus atau tidaknya suatu pelayanan, baik secara umum atau setiap bidangnya.

Selanjutnya pimpinan disini menilai dan membandingkan setiap pekerjaan yang sudah dilakukan bawahannya. Jangan sampai masih ada yang terlambat datang atau tidak masuk kerja tanpa keterangan. Tidak kalah pentingnya selalu berinovasi untuk kemajuan,” ungkapnya.

Terkait adanya permintaan pihak rumah sakit yang menginginkan penambahan lahan, penyediaan dana untuk honor dokter spesialis dan tagihan listrik. Dirinya mengungkapkan bakal mengupayakan permintaan tersebut.

Sementara itu, Direktur RSUD Siti Aisyah dr Mats Idris Usman mengungkapkan, pihaknya sudah menerapkan pola evaluasi kerja kepada seluruh pegawainya.

Dimana setiap pegawai yang tidak ikut apel lebih dari 5 kali akan dipotong insentif jasa pelayanannya. “Insentif yang dipotong akan diberikan kepada pegawai lain yang rajin,” katanya.

Menyoal masalah honor insentif bagi dokter spesialis. Dikatakanya bahwa tahun sebelumnya honor itu dianggarkan oleh Pemerintah Kota Lubuklinggau, tapi untuk anggaran tahun ini tidak lagi diangarkan.

“Sedikitnya sekitar Rp 350 juta perbulan yang dibutuhkan untuk bayar insentif dokter spesialis, dimana satu dokter sekitar Rp 12 juta perbulan. Kami harap ada alokasi dana lagi di pergeseran untuk mengatasinya,” pungkasnya. Korankito.com/dhia/depe.