Dua Pemuda Dibegal Saat Swafoto di Ampera

foto/cr2.

Palembang- Apes dialami Nanang Arwandi (20) dan Febri Eko Setiono (19). Kedua pemuda ini harus kehilangan barang berharga usai dirampas kawanan begal saat berswafoto di atas Jembatan Ampera Palembang.

Eko kehilangan satu unit ponsel. Sedangkan Nanang kehilangan motor Honda Beat nopol BG 6900 BAH dan ponsel, bahkan ia dilarikan ke rumah sakit setelah mengalami luka tusuk di pundak dan luka bacok di bagian kepala.

Berita Sejenis
1 daripada 52

Atas kejadian itu, keduanya mendatangi ruang pengaduan Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polresta Palembang, Kamis (22/2) sekitar pukul 12.00, untuk melaporkan peristiwa yang dialami mereka.

Kepada petugas kepolisian, Nanang mengatakan kejadiannya berawal saat ia bersama Febri hendak pulang ke rumah indekost di kawasan Bukit Palembang, Kamis (22/2) sekitar pukul 01.00 dini hari.

Setiba diatas Jembatan Ampera, lanjut Nanang, dirinya bersama Febri berhenti sejenak untuk berswafoto dan memarkirkan kendaraanya di atas trotoar sisi kiri jalan. “Kami berhenti karena ingin foto-foto,” katanya.

Tak lama berselang, datang tiga orang pelaku mengendarai motor Yamaha N Max tanpa plat nomor yang lansung menabrak Febri. “Setelah itu, satu orang pelaku turun sambil keluarkan golok dan meminta barang beharga,” tuturnya.

Masih dikatakan Nanang, melihat kedatangan kawanan pelaku, mereka mencoba melarikan diri. Hanya saja, satu orang pelaku lain menodongkan sajam kearahnya dan meminta agar segera turun dari atas motor.

“Dia menusuk punggung kiri saya Pak. Satu pelaku lagi menebaskan goloknya kearah kaki kanan saya. Karena ketakutan dan terancam, kami menyerahkan semua barang kepada pelaku dan mereka langsung kabur,” tambahnya.

Sementara itu, Kasubag Humas Polresta Palembang Iptu Syamsul membenarkan pihaknya telah menerima laporan korban. “sudah kita terima. Akan ditindak lanjuti oleh Satreskrim Polresta Palembang,” tutupnya. Korankito.com/cr2/depe.

AN