Masalah Utang, Nyawa Bustoni Dihabisi Menantu dan Besan

foto/harry.

Ogan Ilir- Malang dialami Bustoni. Ia tewas bersimbah darah usai dibunuh Muhammad Yamin (62) dan Adriansyah alias Rian (32) yang tak lain merupakan besan serta menantu korban sendiri.

Atas perbuatanya itu, kedua tersangka harus mendekam di sel tahanan usai diringkus Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Ogan Ilir di Dusun I, Desa Tanjung Pering, Kecamatan Indralaya Utara, Kabupaten Ogan Ilir.

Berita Sejenis
1 daripada 43

Kapolres Ogan Ilir AKBP Gazali Ahmad didampingi Kasat Reskrim Iptu Sondi Fraguna membenarkan pihaknya sudah mengamankan dua orang diduga pelaku pembunuhan terhadap Bustoni, warga Desa Tanjung Pering.

“Kedua tersangka berinisial MY dan AR. Diduga mereka nekat menghabisi nyawa Bustoni, karena korban tidak membayar utang saat kedua pelaku mendatangi rumahnya,” katanya saat dimintai konfirmasi.

Bahkan, lanjut Kapolres, tersangka AR sempat memukul adik iparnya atau anak korban bernama Zainuddin di bagian kepala. Di saat bersamaan, MY menusuk dada kiri korban menggunakan pisau sebanyak satu kali.

“Korban sempat dilarikan ke rumah sakit, namun dalam perjalanan menghembuskan nafas terakhirnya karena kehabisan darah. Lalu, kita bawa ke RSUD Ogan Ilir untuk dilakukan visum luar,” jelas Gazali.

Ia menambahkan, usai melakukan perbuatannya. Kedua tersangka hendak kabur menggunakan sepeda motor Suzuki Thunder dengan nopol BG 4479 NG. Saat itu juga MY dan AR dibekuk oleh anggotanya.

“Untuk barang bukti, kita amankan dua bilah pisau, satu unit sepeda motor milik kedua tersangka. Akan kita kenakan Pasal 340 KUHP Tentang Pembunuhan Berencana dengan ancaman hukuman seumur hidup,” pungkasnya. Korankito.com/harry/depe.