Wujudkan Pilkada Berkualitas KPU Gelar Deklarasi Damai

Foto/dhia

LUBUKLINGGAU-Untuk mewujudkan pilkada yang berkualitas dan berintegritas, Minggu (18/2) KPU Kota Lubuklinggau gelar Deklarasi pilkada damai. Acara yang dipusatkan dihalaman kantor KPU Kota di hadiri oleh Pjs walikota Lubuklinggau, H Riki Junaidi, ketiga pasangan calon walikita dan walikota Lubuklinggau periide 2018-2023, Kapolres Lubuklinggau, AKBP Sunandar, Dandim 0406 MLM, Letkol Kav Dodi,  Kajari Lubuklinggau, Hj Zairida SH, panwaslu dan stake holder terkait.

Foto/dhia
Berita Sejenis
1 daripada 4.108

Ketua KPU Kota Lubuklinggau, Efriadi Suhendri mengatakan pilkada damai diperuntukkan untuk semua masyarakat Lubuklinggau, guna tercapainya pilkada sukses dikota Sebiduk Semare.

Foto/dhia

“Adapun larangan yang harus ditaati kita bersama, menghina ataupun menghujat paslon dan pendukung lainnya, menggunakan kekerasan, merusak menghilangkan alat peraga paslon lain, menggunakan anggaran dan sarpras pemerintah, tempat ibadah dan tempat pendidikan, mudah-mudahan bila semua aturan main ini tak dilanggar maka pilkada kita akan berjalan damai,” ungkapnya.

Foto/dhia

Eef menambahkan pilkada Lubuklinggau diikuti putra putri terbaik daerah, jadi tak menutup kemungkinan masyarakat akan terkotak kotak, jadi pergunakan cara yang arip, baik dan gentle.

Foto/dhia

“Pilihan boleh berbeda, Lubuklinggau damai, Lubuklinggau memilih, karena harapan kita bersama tetap damai meski pilihan berbeda,” tegas Eef.

Foto/dhia

Sementara itu Pjs Walikota Lubuklinggau, Riki Junaidi menjelaskan pilkada damai dapat diwujudkan dengan kemauan bersama, bukan hanya dari pihak penyelenggara, maupun pemerintah,  namun dalam hal ini semua lapisan elemen masyarakat Lubuklinggau harus bertekad untuk mewujudkannya.

“Terkait aparatur sipil negara (ASN) sudah ada intruksi dan edaran tegas, baik dari menpan dan mendagri, bahwa dilarang mengikuti pilkada, baik secara langsung maupun melalui media soaial (medsos),” terangnya.

Lubuklinggau terkategori zona merah pada pilkada 2018 ini, namun kita tetap memiliki target yang tinggi, yaitu 85% tingkat partisipasi pemilih.

“Untuk menepis semua prediksi bahwa Lubuklinggau termasuk zona merah, dengan kita buktikan kita dapat mewujudkan pilkada sukses, berkualitas dan berintegritas,” pungkasnya.(korankito.com/dhia/adv/mbam)

AN