Jambret ‘Jakabaring’ Gasak Uang Tagihan PDAM

foto/cr2.

Palembang- Apes dialami Estianawati (46), ia harus kehilangan uang tagihan PDAM sebesar Rp2,5 juta setalah dirampas kawanan jambret ‘Jakabaring’ di Jalan Pangeran Ratu, tepatnya depan kantor Imigrasi Klas 1 A, Kecamatan SU I Palembang.

Usai kejadian itu, ibu rumah tangga (IRT) yang tinggal di Jalan Tegal Binangun, Lorong Pandita, Kabupaten Banyuasin ini mendatangi Mapolresta Palembang, Kamis (8/2) sekitar pukul 14.00, untuk melaporkan peristiwa yang dialaminya.

Berita Sejenis

Kakak-Beradik ‘Bonyok’ Diamuk Massa

Muhammad Ali Diciduk Polisi

1 daripada 34

Ditemui di ruang Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polresta Palembang, Esti mengatakan kejadiannya berawal ketika ia hendak pergi membayar uang tagihan bulanan PDAM dengan mengendarai sepeda motor.

Saat melintas di tempat kejadian perkara (TKP), datang dua orang pelaku dari arah belakang dengan mengendarai motor yang langsung merampas tas sandang miliknya yang ia letakkan di bagian depan motor.

“Mereka datang dari belakang dan langsung memepet motor saya Pak. Pelaku yang mengemudikan motor menendang paha saya, hingga hampir terjatuh. Ketika itulah, pelaku yang dibonceng merampas tas saya,” katanya.

Mendapati tas miliknya sudah berpindah tangan, ia sempat mengejar kawanan pelaku. Namun, karena kedua pelaku mengendarai motor dengan kecepatan tinggi, Esti kehilangan jejak sehingga pelaku berhasil membawa tas miliknya.

“Ada uang sebesar Rp2,5 juta dan ponsel Samsung. Pelaku dua orang menggunakan motor matic. Saya berharap dengan adanya laporan yang dibuat, pelaku cepat ditemukan dan ponsel serta uang saya segera dikembalikan,” jelasnya.

Sementara itu, Kasubag Humas Iptu Syamsul membenarkan pihaknya sudah menerima laporan dari korban dan akan segera ditindaklanjuti. “Berkasnya akan kita serahkan ke Satreskrim Polrestabes Palembang untuk ditindaklanjuti,” tutupnya. Korankito.com/cr2/depe.

AN