Palembang Pasar Gelap Peredaran Narkoba

20 kilogram sabu diamankan

foto/ist.

Palembang- Kota Palembang menjadi pasar gelap peredaran narkoba. Menyusul diamankannya 20 kilogram narkoba jenis sabu-sabu berkemasan teh cina oleh Direktorat Reserse Narkoba (Ditres Narkoba) Polda Sumatera Selatan (Sumsel).

Selain barang haram itu, polisi mengamankan tiga orang tersangka yakni MA (48) dan LW (38), yang keduanya tercatat warga Palembang. Sedangkan pelaku lainnya RH (19) tercatat sebagai warga Setabat, Sumatera Utara (Sumut).

Berita Sejenis
1 daripada 85

“Memang wilayah Palembang, bukan hanya daerah transit. Melainkan sudah menjadi pasar narkoba. Palembang sudah darurat narkoba, karena 20 kilogram itu akan diedarkan di Palembang,” ujar Direktur Reserse Narkoba Polda Sumsel Kombes Pol Juni.

Berdasarkan data dihimpun. Penangkapan narkoba jumlah besar itu terjadi di kawasan Seberang Ulu, Selasa (6/2) sekitar pukul 04.00 dini hari.  Sabu itu dibungkus, kemasan teh cina dengan berat masing-masing satu kantong satu kilogram.

Juni menerangkan hasil pemeriksaan sementara, sabu itu berasal dari Aceh yang dibawa melalui jalur darat. “Masih kita kembangkan, ada tiga tersangka diamankan. Saat penangkapan, ada tembak-tembakan. Untuk detailnya tunggu rilis ya,” tutupnya. Korankito.com/Depe.

AN