Takut Dimarah Karena Minyak Mobil Habis, Mahasiswa Curi Ventilasi Milik PT Pertamina

foto/depe.

Banyuasin- Berdalih takut dimarah orangtua karena bensin mobil habis. M Subekti alias Bekti (20) warga komplek PT Pertamina Divre III Sungai Gerong, mencuri ventilasi udara yang berbahan alumunium di komplek tempat tinggalnya.

Perbuatannya, membawa dirinya bersama Duwie Cakra Ramadhani (20) meringkuk di sel tahanan. Mereka ditangkap Unit Reskrim Polsek Mariana, Banyuasin saat keluar komplek PT Pertamina untuk menjualkan barang curian tersebut.

Berita Sejenis

Kepergok Mencuri, Malik Diamuk Massa

Residivis Kambuhan Diterjang Timah Panas

Kepergok Curi Ponsel, Andre Diamuk Massa

1 daripada 32

Mahasiswa semester 5 di Universitas Sriwijaya (Unsri) ini mengaku baru pertama kalinya melakukan pencurian. Itupun terpaksa dikarenakan takut dimarahin oleh orangtuanya dikarenakan BBM mobil ayah ludes.

foto/depe.

“Minyak mobil habis Pak. Jadi, karena saya takut dimarahi orangtua, makanya mencuri ventilasi untuk dijualkan. Uangnya untuk membeli bensin menggantikan yang habis tadi,” ungkapnya saat gelar perkara dan barang bukti, Jum’at (2/1) siang.

Ia mengatakan, saat melancarkan aksi pencurian itu dirinya bertugas yang mengawasi situasi di tempat kejadian perkara (TKP). Sedangkan, rekannya Duwie yang mencongkel ventilasi menggunakan obeng.

“Setelah itu kami masukkan kedalam mobil, besoknya mau kami jual. Tapi belum tau dijual di mana. Memang orangtua saya yang bekerja di PT Pertamina. Ini yang pertama, kalau yang lain-lainnya saya tidak tahu Pak,” tuturnya.

Sementara itu, Kapolsek Mariana AKP Nazirudin didamping Kanit Reskrim Iptu Romi mengungkapkan tertangkapnya pelaku berawal dari adanya laporan PT Pertamina tentang tindak pidana pencurian.

“Besoknya, kita lakukan pencegatan di akses keluar komplek PT Pertamina dan melakukan penggeledahan setiap mobil yang keluar. Benar, ketika mendapatkan mobil Terios warna putih yang didalamnya ada dugaan barang curian,” katanya.

Pihaknya langsung mengamankan dua orang diduga tersangka untuk dilakukan pemeriksaan. “Setelah diperiksa, mereka berdua mengakui barang itu hasil curian. Ketika itu juga, kita mengamankannya,” jelas Kapolsek.

Nazirudin menambahkan, selain kedua tersangka turut juga diamankan sembilan keping ventilasi berbahan alumunium dan mobil Terios warna putih. “Satu orang tersangka merupakan mahasiswa. Kita kenakan Pasal 363 KUHP,” pungkasnya. Korankito.com/depe.

AN