Spesialis Jambret Dibekuk Saat Indehoi Sama Pacar

foto/depe.

Palembang- Asik indehoy dengan pujaan hati berinisial AL, yang masih berstatus pelajar sekolah menengah atas (SMA) di Kota Palembang. Spesialis jambret yakni Bayu Saputra (20) dibekuk Tim Tupai Satuan Intelkam Polresta Palembang.

Bayu diringkus di sebuah hotel yang terletak di kawasan Jalan Ali Gatmir, Kelurahan 11 Ilir, Kecamatan IT II Palembang, Jum’at (28/1) sekitar pukul 22.00. Bahkan, tersangka dihadiahi timah panas oleh petugas di kedua kakinya.

Berita Sejenis

Kakak-Beradik ‘Bonyok’ Diamuk Massa

Muhammad Ali Diciduk Polisi

1 daripada 61

“Saya ditangkap lagi berhubungan badan dengan pacar di penginapan Citra Pak,” ucap pemuda yang tinggal di Jalan Taqwa Mata Merah, Lorong Wakaf, Kelurahan Sei Selayur, Kecamatan Kalidoni Palembang, saat pers rilis, Sabtu (27/1) siang.

Ia mengatakan, uang untuk menyewa kamar didapatnya dari hasil melancarkan aksinya. “Uang hasil menjambret saya sewakan kamar Pak. Sudah sering kami ke hotel dan berhubungan badan. Dia itu pacar saya, masih SMA,” tuturnya.

Kepada petugas, tersangka mengaku sudah lima kali beraksi di kawasan Kecamatan IT II Palembang. Termasuk menjambret Yasen Khendrs di Jalan Rajawali, Kelurahan 9 Ilir, Kecamatan  IT II Palembang, Jum’at 8 Desember 2017.

foto/depe.

Ketika itu, lanjutnya, korban sedang berdiri di depan showroom mobil yang ada di lokasi kejadian. Ia bersama temannya UD (DPO) mengendarai sepeda motor Honda Beat, lalu merampas tas sandang yang sedang dibawa korban.  

“Kami mendapatkan perhiasan 50 gram, terdiri dari empat gelang, dua kalung dan empat cincin. Sudah dijual Pak, kami dapat uang Rp20 juta dan dibagi berdua. Uang saya sudah habis, digunakan makan dan berfoya-foya,” tambahnya.

Selepas itu, ia kembali beraksi di tempat yang sama, Kamis (25/1) sekitar pukul 19.00. Korban Prayogo hendak menyeberang jalan dirampas tas sandangnya. Hanya saja Bayu terjatuh dari motor dan sempat dihakimi oleh warga sekitar.

“Saya tidak dapat apa-apa Pak. Malah terjatuh dari motor saat akan melarikan diri. Jadi, saya dipukuli oleh warga sekitar. Beruntung saja, masih bisa meloloskan diri,” tutur Bayu seraya mengatakan dirinya masih bujangan.

Masih dikatakannya, merasa tidak senang lantaran telah dipukuli oleh warga. Ia mengajak temannya A mendatangi lokasi sambil membawa senjata tajam (sajam) jenis parang dan langsung menyerang warga yang berada di sekitar lokasi kejadian.

“Kesal karena dikeroyok oleh mereka. Saat beraksi saya selalu berdua dengan UD Pak. Saya yang bawa motor dan dia yang menarik barang-barang korban. Saya menyesal Pak dan berjanji tidak akan mengulanginya lagi,” kata Bayu.

Sementara itu, Kasat Intelkam Polresta Palembang Kompol Mario Ivanry melalui Kanit Tim Tupai Ipda Suratman didampingi Kasubnit Aiptu Aviv membenarkan pihaknya telah mengamankan spesialis jambret yang sering beraksi di Palembang.

Ia menerangkan, penangkapan tersangka bermula ketika pihaknya menerima informasi masyarakat yang mengatakan pelaku sedang pesta narkoba jenis sabu di sebuah penginapan yang ada di lokasi penangkapan.  

“Kita lakukan penggerebekan. Namun, saat kita gerebek ternyata, pelaku sedang bermesraan (hubungan badan) dengan pacarnya. Meski sudah dikepung, dia tetap berusaha melawan hingga kita berikan tindakan tegas,” katanya.

Selain tersangka, pihaknya juga mengamankan barang bukti hasil kejahatan. Berupa, dua unit ponsel, satu unit sepeda motor Honda Beat warna hitam, parang panjang yang digunakan menyerang warga dan petugas, serta tas sandang korban.

“Selanjutnya kita serahkan kepada pihak kepolisian Polsek IT II Palembang untuk dilakukan pengembangan dan proses hukum lebih lanjut. Kita akan melakukan pengejaran untuk pelaku berinisial U yang masih buron,” tutupnya. Korankito.com/depe.

AN