Dua Pelajar Tewas Tenggelam di Bekas Galian C

foto/cr3.

Palembang- Dua remaja putri merenggang nyawa usai tenggelam di bekas galian C yang berada di Jalan R Dentjik Asaari, Kelurahan Talang Kelapa, Kecamatan Alang-alang Lebar, Jum’at (26/1) sekitar pukul 17.00.

Remaja yang tewas diketahui bernama Anaisha Putri Aulia (14) dan Ummu Icitari Kamila Tyas (14). Keduanya tercatat sebagai siswi sekolah menengah kejuruan (SMK) swasta yang ada di Kota Palembang.

Berita Sejenis
1 daripada 8

Berdasarkan data yang dihimpun Koran Kito, sebelum kedua korban tewas. Mereka bersama dua temannya Nyayu Siti Fatimah serta Siti Nurhaliza mendatangi tempat kejadian perkara (TKP) untuk berfoto-foto.

Nahasnya, saat dua korban bersama Fatimah sedang berfoto di pinggiran kolam, ketiganya terpeleset dan jatuh ke dalam kolam. Melihat kejadian itu, Nurhaliza yang hanya duduk menjerit minta tolong.

Beruntung bagi Fatima. Ia berhasil diselamatkan oleh warga sekitar yang melihat kejadian itu. Sedangkan Anaisha dan Ummu tenggelam di kolam bekas galian C tersebut.

Fatimah menuturkan, ia bersama ketiga temannya sengaja mendatangi lokasi untuk berlibur dan berfoto-foto sepulang mereka dari kursus. “Kami kesini untuk refreshing Pak,” tuturnya saat ditemui di lokasi.

Hanya saja, lanjutnya, ketiga temannya berfoto di pinggiran kolam. Sementara ia hanya duduk-duduk menunggui temannya berfoto. “Tiba-tiba mereka terpeleset dan tenggelam,” katanya sambil menangis.

Basarnas Kota Palembang yang mendapatkan informasi adanya korban tenggelam langsung mendatangi lokasi kejadian dan melakukan penyelaman untuk mencari kedua jasad pelajar itu.

Pukul 17.30, jasad Anaisha yang pertama kali ditemukan. Tak lama berselang, barulah jasad Ummu yang ditemukan. Setelah semuanya ditemukan, kedua jasad dievakuasi ke RS Bhayangkara Palembang.

Sementara itu, Kapolsek Sukarami Palembang Kompol Rivanda membenarkan adanya kejadian tersebut. Ia mengatakan belum mengetahui secara pasti kronologi keempat pelajar itu dapat mendatangi lokasi.

“ Kita akan berkoordinasi dengan pihak Pemda apakah galian C itu memiliki izin atau tidak. Sementara lokasi kita tutup, untuk menghindari kejadian yang tidak diinginkan,” tutupnya. Korankito.com/cr3/depe.

AN