Perampok 8 Kilogram Emas Didor Polisi

foto/cr3.

Palembang- Sempat buron selama satu pekan, DS tersangka perampokan toko emas di Pasar Pagi Gelumbang yang berhasil membawa kabur emas sebanyak delapan kilogram, berhasil diringkus Jatanras Subdit III Ditreskrimum Polda Sumsel.

Tersangka ditangkap saat berada di kediamannya di Kabupaten Pasuruan, Provinsi Jawa Timur, Senin (22/1) siang. Bahkan, DS pun terpaksa dilumpuhkan dengan timah panas dikarenakan saat ditangkap memberikan perlawanan.

Berita Sejenis
1 daripada 37

“Benar, satu orang tersangka berhasil kita tangkap. Nanti akan kita rilis ya,” ungkap Direktur Reskrimum Polda Sumsel Kombes Pol Arison Hendra ketika dimintai konfirmasi melalui sambungan telpon, Selasa (23/1) siang.

Sementara itu, tersangka DS mengakui perbuatannya. Ia mengungkapkan satu dari tersangka yang ditangkap warga dan dinyatakan tewas merupakan adik kandungnya yakni Sudikno, warga Karang Asem, Purwokerto, Jawa Tengah.

“Kami diajak orang sini. Katanya ada pekerjaan, semuanya sudah disiapkan termasuk tempat tidur dan senjata api (senpi). Yang meninggal dunia di TKP itu, adik saya pak,” katanya saat turun dari pesawat di Bandara SMB II Palembang, Senin (22/1) malam.

Seperti diketahui, tersangka DS bersama Refi, Sudikno dan satu pelaku lainnya yang masih buron melancarkan aksinya pada Kamis (11/1) pagi. Kawanan pelaku saat beraksi menggunakan senpi serta berhasil menggasak 8 kilogram emas. 

Nahas dialami Refi dan Sudikno. Saat akan melarikan diri, mereka ini dikepung oleh warga dan berhasil diamankan. Keduanya sempat menjadi bulan-bulanan warga sekitar, sehingga Sudikno dinyatakan tewas. Sedangkan, Refi harus dilarikan ke rumah sakit.

Dari tangan kedua pelaku yang ditangkap, polisi mengamankan dua pucuk senpira berikut 12 butir amunisi aktif dan sebagian hasil rampasan perhiasan emas milik korban. Hasil pengembangan, polisi pun berhasil mengamankan pelaku lainya. Korankito.com/cr3/depe.

AN