Begal Terkapar Usai Diamuk Massa

foto/depe.

Palembang- Heri Darmawan (42) tersangka begal sepeda motor ini nyaris tewas diamuk massa yang berada di sekitar Museum Garuda Pancasila, Kecamatan Ilir Barat (IB) I Palembang, Kamis (18/1) sekitar pukul 21.00.

Pemuda yang tinggal di Jalan Pangeran Sido Ing Lautan, Kelurahan 32 Ilir, Kecamatan IB II Palembang ini kepergok membegal sepeda motor milik Herianto (25) warga Sungai Aur, Kelurahan Pedamaran, Kecamatan Pedamaran, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI).

Berita Sejenis
1 daripada 76

Berdasarkan data yang dihimpun, perbuatan tersangka bermula ketika korban bersama temannya Muthoharo (22) melintas di lokasi penangkapan dengan mengendarai sepeda motor Honda Scoopy nopol BG 5013 AAA, sekitar pukul 20.00.

Setiba di lokasi kejadian, Herianto dihadang oleh pelaku bersama temannya dengan cara memarkirkan sepeda  motornya di tengah badan jalan. Namun ketika itu, korban berhasil meloloskan diri dari hadangan para pelaku yang diduga berjumlah dua orang tersebut.

Tak ingin calon korbannya kabur begitu saja, tersangka Heri dan rekannya mengejarnya dengan mengendarai motor. Setelah tersusul, mereka pun memepet dan mengarahkan senjata tajam (sajam) jenis pisau kearah korban serta meminta untuk berhenti.

Merasa ketakutan, Herianto menghentikan motornya dan menjauh dari kedua tersangka.  Ketika itulah, pelaku yang dibonceng mengambil motornya serta membawa kabur. Saat Heri akan melarikan diri juga, korban memberanikan diri untuk menghalanginya.

Heri pun terjatuh dari motornya. Warga yang melihat kejadian itu langsung menghadiahi tersangka dengan bogem mentah. Selanjutnya, dibawa korban dan warga ke ruang pengaduan Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polresta Palembang.

Saat ditemui di ruang SPKT Polresta Palembang, tersangka Heri yang terkapar tak banyak bicara. Ia hanya meringis kesakitan lantaran dipukuli oleh massa. “Iya Pak, saya melakukannya,” singkat saat ditanyai oleh awak media.

Sementara itu, Kasubag Humas Polresta Palembang Iptu Samsul ketika dimintai konfirmasi membenarkan adanya penyerahan pelaku diduga begal. “Saat ini kita masih melakukan pemeriksaan terhadap terduga tersangka dan korban,” tutupnya. Korankito.com/depe.

AN